Sydney, Beritasatu.com – Sebanyak 800 Warga Negara Indonesia (WNI) merayakan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 yang pertama kali diadakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kensington Park Sydney, Sabtu ( 17/08/2024).

Read More : Anak Dibunuh Kekasih Ibunya di Jember, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

WNI yang hadir mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih yang berlangsung sangat meriah. Warga Indonesia juga ikut terharu dengan aksi pengibaran bendera oleh paduan suara pemuda Gereja Reformed Evangelis Indonesia-Sydney yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dikutip dalam siaran pers KJRI Sydney yang diperoleh Beritasatu.com, Minggu (18/8/2024), acara tersebut merupakan momen penting untuk mempertebal rasa persatuan dan kebanggaan bangsa di kalangan WNI dan diaspora Indonesia. di Australia. Hal ini juga mencerminkan semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”.

“Saya sangat bangga melihat kuatnya semangat persatuan dan kesatuan masyarakat kita di Sydney. Saya berharap mereka semua menjadi duta bangsa Indonesia dimanapun, menjadi contoh yang baik bagi dunia internasional,” ujarnya. konsul. Jenderal di Sydney, Vedi Kurnia Buana sebagai Pembawa Acara.

Walikota sekaligus Anggota Dewan Kota Randwick Philipa Veitch yang menjadi tamu kehormatan pada acara tersebut mengungkapkan rasa syukurnya karena masyarakat dan masyarakat Indonesia telah berkumpul untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dan mengikuti berbagai kompetisi. “Saya sangat suka dengan masyarakat Indonesia, mereka sangat ramah dan hangat,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur atas kemerdekaan yang diraih. Potongan tumpeng diterima oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (anggota DPR terpilih 2024-2029) yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Australia, dan kemudian orang-orang yang berulang tahun di bulan Agustus.

“Di tengah dinamika global yang terus berubah, persatuan dan kesatuan merupakan landasan yang kokoh untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Bersama-sama, kita dapat melestarikan identitas budaya kita sekaligus memberikan kontribusi positif bagi dunia internasional. Semangat persatuan inilah yang menjadi semangat kita. kekuatan utama,” pungkas Konjen Vedi.

Read More : Jam Saku Kapten Penyelamat dalam Tragedi Titanic Terjual Rp 31 Miliar

Perayaan HUT RI juga dimeriahkan dengan lomba tradisional 17 lawan 17 yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia-Australia (PPIA) New South Wales. Lomba-lomba seperti makan kue, balap karung, dan tarik tambang menghadirkan gelak tawa dan semangat juang. Seluruh peserta, baik anak-anak maupun orang dewasa, asyik bersenang-senang, saling mendukung dan menyemangati dalam suasana yang menyenangkan. 

Dalam acara tersebut, para peserta juga disuguhi beragam kue khas Indonesia seperti bakso ayam, kueku, dan lontong yang membuat mereka rindu kampung halaman. Minuman khas Indonesia yang diproduksi dan dijual di toko-toko lokal juga disajikan, menambah hangatnya suasana perayaan.

“Acara ini menunjukkan betapa kuatnya semangat persatuan di antara kita dan mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga dan merayakan nilai-nilai kebangsaan dimanapun kita berada,” kata Julie, salah satu warga yang hadir dalam acara tersebut.

Acara diakhiri dengan sesi pemotretan bersama seluruh peserta, diiringi sorak-sorai dan semangat kebersamaan yang tak pernah pudar. Semangat 17 Agustus di Sydney menjadi bukti meski jauh dari tanah air, namun rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia masih membara di hati seluruh WNI yang tinggal di Australia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *