Jakarta, Beritasatu.com – Saham Asia sebagian besar melemah pada Rabu (21/8/2024) setelah Wall Street melemah, mengakhiri hari kedelapan berturut-turut dan terpanjang dalam setahun.

Read More : Indonesia Perlu Atur Produksi Tambang agar Bisa Kontrol Suplai dan Permintaan Global

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,8% menjadi 37.741,53 pada perdagangan pagi. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,5% pada 7.958,40. Indeks Kospi Korea Selatan juga turun 0,1 persen menjadi 2.692,81.

Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,9% menjadi 17.348,77, sedangkan Shanghai Composite turun 0,3% menjadi 2.858,98.

Pengamat pasar mencermati pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell akhir pekan ini di simposium ekonomi di Jackson Hawley, Wyoming. Ekspektasi tinggi bahwa Powell akan menyebutkan rencana rtp slot6000 untuk menurunkan suku bunga bulan depan. Namun, pasar masih mencari tanda-tanda besarnya pemotongan tersebut.

Di Wall Street, S&P 500 turun 11,13 poin menjadi 5.597,12. Dow turun 61,56 poin menjadi 40.834,97 dan Nasdaq kehilangan 59,83 poin menjadi 17.816,94.

Read More : Tidak Punya Utang, Ini Daftar Kekayaan Komisaris Utama Pertamina Iwan Bule

Pada perdagangan energi, harga minyak mentah AS turun 33 sen menjadi US$74,04 per barel. Minyak mentah Brent juga turun 5 sen menjadi $77,15 per barel.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *