Beijing, Beritasatu.com – Qiu Feng, seorang biksu Shaolin yang terkenal dengan seni bela diri dan pengaruh media sosialnya, meninggal pada usia 21 tahun dalam kecelakaan lalu lintas di Provinsi Zhejiang, Tiongkok.

Read More : Zhejing FC vs Persib: Maung Bandung Siapkan Kejutan

Menurut surat kabar The Paper, kecelakaan itu terjadi pada dini hari tanggal 7 Agustus 2024 dan pengemudinya kehilangan nyawa. Meskipun ada upaya penyelamatan, Qiu Feng meninggal karena luka-lukanya pada 8 Agustus. jenazahnya kini dipulangkan ke kampung halamannya.

Kematian mendadak Qiu Feng mengejutkan jutaan pengikut Shaolin dan praktisi bela diri. Kuil Shaolin, sebuah biara Buddha dengan sejarah 1.500 tahun dan status Warisan Dunia UNESCO, menyampaikan belasungkawa yang mendalam, mengakui kontribusi besar Qiu Feng terhadap pengembangan budaya Shaolin. 

Di platform media sosial Tiongkok Douyin dan Weibo, ratusan ribu penggemar menyampaikan belasungkawa.

Qiu Feng, yang dikenal sebagai Dharma Yan Heng, adalah biksu generasi ke-34 dari Kuil Shaolin di Provinsi Henan. Dia telah tinggal di kuil Shaolin sejak dia berumur 12 tahun, mengabdikan hidupnya untuk menguasai seni bela diri dan menyebarkan ajaran Shaolin.

Dia menjadi terkenal di atas panggung sebagai Douyin, di mana keterampilan seni bela diri, penampilan mencolok, dan komitmennya terhadap budaya Shaolin membuatnya mendapatkan banyak pengikut. Akun Douyin-nya memiliki 1,5 juta pengikut, dan videonya ditonton ratusan ribu dan jutaan kali.

Read More : Sean Diddy Combs Hanya Divonis Bersalah atas 2 Dakwaan Prostitusi

Dalam wawancara bulan April dengan Shangguan News, Qiu Feng menggambarkan dirinya secara rinci sebagai seniman bela diri tradisional, dan mengatakan bahwa daya tarik celana pendeknya berasal dari seni bela diri Shaolin yang mengesankan.

Selain pengaruhnya di media sosial, Qiu Feng juga mendapatkan peran dalam drama TV mendatang “To Mountain and Sea,” di mana ia berperan sebagai biksu Shaolin. Syuting serial ini berakhir pada bulan Juni, dan rencananya akan dirilis pada tahun 2025.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *