Banjarmasin, Beritasatu.com – Produk roti asal Tiongkok banyak beredar di wilayah Kalimantan Selatan. Diduga produk tersebut mengandung bahan berbahaya. Menanggapi hal tersebut, Kamar Dagang Indonesia atau Kadin Kalimantan Selatan melaporkan produk roti tersebut ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin dan meminta BPOM melakukan uji laboratorium terhadap sampel roti produk yang diserahkan. ,
Read More : Dukung Usul Prabowo, PKB Ingin Kepala Daerah Dipilih DPRD
Beberapa perwakilan Kadin Kalsel mendatangi kantor BPOM Banjarmasin untuk menyerahkan sampel produk roti impor dari China yang diduga mengandung bahan berbahaya. Pasalnya, produk roti yang banyak beredar di wilayah Kalimantan Selatan ini telah diuji di laboratorium negara asalnya dan hasilnya dipastikan produk roti tersebut mengandung bahan pengawet yang tidak untuk makanan.
Hal ini juga diperkuat dengan bukti sampel roti yang dibawa Kadin Kalsel, ditemukan bertahan lebih dari dua minggu. Sedangkan produk roti lokal mungkin hanya bertahan kurang dari seminggu.
Menanggapi hal tersebut, BPOM Banjarmasin memastikan akan segera mengambil tindakan atas laporan penggunaan bahan yang diduga berbahaya pada roti China.
Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Banjarmasin Gusti Maulita Indriana mengatakan, meski uji laboratorium sudah dilakukan di negara asalnya, pemerintah China baru akan memutuskan pada Februari 2025 apakah produk roti aman dikonsumsi. Pasalnya, pemerintah China masih dalam tahap penelitian terhadap produk roti tersebut.
Ternyata pemerintah China baru saja menjatuhkan palu dan itu berbahaya, di bulan kedua tahun 2025, apa maksudnya mereka masih memandang kita betapa berbahayanya itu, kata Gustin kepada Beritasatu. .com di Banjarmasin, Selasa (23/7/2024).
Menurut dia, produk roti asal China sudah resmi terdaftar di BPOM dan akan didaftarkan ulang di BPOM pusat. Meski demikian, BPOM akan tetap melakukan uji laboratorium terhadap sampel roti yang diserahkan Kadin Banjarmasin Kalsel.
Read More : Sandiaga Uno, Eko ‘Patrio’, hingga Desi Ratnasari Bakal Meriahkan Kampanye Heri Koswara Besok
Pihaknya juga akan terus melakukan penelitian untuk mengetahui apakah roti berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
“Kami juga melakukan uji laboratorium, dan penelitian lain tentang seberapa baik ginjal orang yang makan aioca selama 3 tahun, misalnya ya, padahal kemudian kami disuruh menunggu dulu penyakitnya;Sebelum diperiksa BPOM , Kanan?
Di saat yang sama, Kadin Kalsel juga berharap produk pangan yang beredar di wilayah Kalsel merupakan pangan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi sehingga tidak merugikan masyarakat.