Jakarta, Beritasatu.com – Ekonom dan politikus Faisal Basri meninggal dunia dalam usia 65 tahun pada Kamis (9 Mei 2024) pukul 03.50 WIB di RS Mayapada Kuningan, Jakarta. Faisal Basri menjadi salah satu pendiri PAN dan kalah dari Joko Widodo (Jokowi) pada Pilgub Jakarta 2012.
Read More : Reli Rekor All Time High IHSG Bisa Terus Berlanjut
Faisal Basri menjadi salah satu pendiri Komite Rakyat Amanah (Mara), pimpinan Partai Nasionalis (PAN) dan beberapa organisasi nirlaba seperti Yayasan Harkat Bangsa, Global Rescue Network dan Enlightenment Indonesia. Berdasarkan.
Sejak tahun 2000, Faisal juga diangkat menjadi anggota Komisi Persaingan Usaha Perusahaan (KPPU).
Pada tahun 2012, Faisal Basri mencalonkan diri sebagai kandidat independen dalam pemilihan gubernur Jakarta bersama Biem Benyamin, putra dari Benyamin Sueb, seorang Betawi yang terkenal, tetapi memperoleh suara lebih sedikit dibandingkan Joko Widodo yang gagal memenangkan pemilihan gubernur Jakarta. Joko Widodo), Fauzi Bowo, dan Hidayat Nur Wahid.
Namun, MA bidang ekonomi dari Vanderbilt University di Nashville, Tennessee, memperoleh suara lebih banyak dibandingkan Alex Noerdin dan Hendardji Soepandji.
Sementara itu, mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menyebut Faisal Basri merupakan salah satu guru sekaligus seniornya. “Ini merupakan kerugian besar bagi negara ini. Saya belajar banyak dari Bang Faisal, tidak hanya tentang perekonomian, tetapi juga tentang menjadi teladan kejujuran, stabilitas sikap, dan komitmen terhadap demokrasi dan keadilan,” kata Chatib dalam unggahan yang dilacak. oleh Beritasatu. . .com.
Penerima Penghargaan Pejuang Anti Korupsi pada tahun 2003 ini merupakan salah satu ekonom terbaik yang pernah dihasilkan negara kita.
Read More : IHSG Sesi I Menguat 65 Poin, Sektor Kesehatan Pimpin Kenaikan
Hingga saat ini, penyebab meninggalnya Faisal Basri masih belum diketahui.
Rumah duka terletak di kompleks Gudang Peluru, Tebet, Blok A 60 Jakarta Selatan. Faisal Basri akan dimakamkan setelah Asar. Jenazahnya ditinggalkan di Masjid Az Jahra di Peluru, Tebet Gudang, Jakarta Selatan. Cucu mantan Wakil Presiden Adam Malik akan dimakamkan setelah Assar.
Faisal Basri, Ekonom Institute for Economic Development and Finance (Indef) dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Administrasi Bisnis Universitas Indonesia, meninggalkan Syafitrie Nasution (Fitrie) dan ketiga anaknya, Anwar Ibrahim Basri. , Siti Nabila Azuraa Basri dan Muhammad Attar Basri.