Kallakurichi, Beritasatu.com – Korban tewas bertambah menjadi 56 di India pada Senin 24/06/2024 akibat konsumsi alkohol palsu yang dicampur pengencer cat. Polisi India mengatakan 117 orang juga dirawat di rumah sakit dan pulih.
Read More : Dilantik Jadi Staf Khusus Menhan, Deddy Corbuzier Wajib Laporkan LHKPN Paling Lambat 12 Mei
Lusinan kematian terkait alkohol terjadi di distrik Kallakurichi di Tamil Nadu bagian selatan. Minuman palsu tersebut adalah anggur produksi lokal yang dicampur dengan metanol.
Ratusan orang meninggal setiap tahun di India akibat minuman keras palsu yang diproduksi di tempat penyulingan. Namun, insiden keracunan ini merupakan salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Minuman keras campuran dibuat untuk meningkatkan tingkat keracunan dan sering dicampur dengan metanol. Zat ini dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan hati bahkan kematian.
Minuman keras campuran dijual dengan harga lebih murah dibandingkan minuman beralkohol biasa.
Namun, penjualan dan konsumsi alkohol dilarang di banyak wilayah lain di India, sehingga semakin mendorong berkembangnya pasar gelap alkohol palsu.
Read More : Arus Balik Nataru Berakhir, 29.978 Penumpang Padati Stasiun di Daop 8 Surabaya
Pada tahun 2023, 27 orang meninggal karena minuman beralkohol palsu di negara bagian Bihar, India timur. Sementara itu, setidaknya 42 orang akan meninggal di Gujarat pada tahun 2022.
Media India melaporkan bahwa para pekerja di distrik Kallakurichi secara rutin membeli alkohol dalam kantong plastik seharga Rs 60 (sekitar Rs 12.000). Pekerja meminumnya sebelum bekerja.