Hamptons, Beritasatu.com – Pesta liar Sean Diddy Combs di Hamptons telah lama menjadi bahan rumor dan rumor. Namun perkembangan terkini telah memberikan bayangan gelap terhadap gemerlap partai tersebut. 

Read More : Rangkaian Acara HUT TNI 2024 Ke-79, dari Atraksi Militer hingga Aksi Panggung Dewa 19 dan Slank

Sean Diddy, produser musik, rapper, dan eksekutif Amerika yang berpengaruh selama tiga puluh tahun, kini telah ditangkap atas tuduhan perdagangan seks. Kisah-kisah tentang pesta liar yang dihadiri oleh bintang-bintang papan atas telah muncul kembali, memicu spekulasi bahwa peristiwa tersebut jauh lebih gelap daripada yang terlihat di permukaan.

Reporter New York Post Chris Harris menulis artikel berjudul “Saya Berada di Klub Didy” yang menceritakan kisah pesta liar Diddy. 

Harris, yang saat itu adalah seorang jurnalis muda, menggambarkan bagaimana dia secara tidak sengaja masuk ke salah satu pesta musim panas Diddy yang terkenal dan terkenal. Dia melihat adanya kelebihan yang kini mempertanyakan tuduhan terhadap maestro hip-hop itu.

Kisah Harris dimulai pada 3 Juli 1999. Saat singgah setelah berselancar di Bridgehampton, reporter berusia 22 tahun itu mendengar percakapan tentang “Puffy BBQ”. 

Dia kemudian menggunakan kesempatan ini untuk bergegas ke rumah Didi tanpa rencana lain selain membuang muka. Namun takdir berkata lain. Dia bertemu dengan seorang wanita pirang misterius, yang membawanya ke sebuah pesta. 

Menyamar sebagai pengusaha miliarder Ted Ammon, Harris melarikan diri demi keselamatan dan memasuki dunia yang sangat berbeda.

Ketika mereka berada di dalam, Harris menggambarkan pesta yang indah dan tidak biasa. Wanita telanjang mengintai di kolam renang, model meminum sampanye, dan selebriti seperti Jay-Z dan Busta Rhymes berbaur secara bebas dengan elit politik. 

Para penyihir dan wanita berpakaian kotor yang menari di atas panggung pasti terlihat sedang bersenang-senang saat itu. Namun ketika Diddy menghadapi tuduhan seks dan perdagangan manusia, keadaan berubah menjadi mengkhawatirkan.

Read More : Australia Jatuhkan Sanksi ke Warga Permukiman Israel yang Terlibat Kekerasan di Tepi Barat

Harris teringat akan bau ganja yang menyengat di udara, musik yang memekakkan telinga, dan paparazzi yang mengambil foto selebriti. Diddy, yang selalu berpakaian putih dengan rantai emas, tampak tenang di pesta itu dengan selebriti seperti Russell Simmons, Ivanka Trump, dan Betsy Johnson, sambil memegang sampanye. 

Yang lebih meresahkan adalah pernyataan Harris yang tidak ditanyai meski bukan bagian dari kelompok tersebut. Dia berkeliling, bertemu selebriti papan atas, dan berterima kasih kepada Diddy atas pestanya. 

Namun di balik kemewahan dan kemewahan tersebut, Harris mengungkapkan banyak tamu pesta yang pingsan, termasuk wanita yang membantunya masuk. 

Yang lebih berbahaya lagi, Harris berhasil menyusup ke kelompok Diddy dengan menggunakan nama Ted Ammon. Nama tersebut berasal dari seorang miliarder pemodal yang ditemukan terbunuh secara misterius di Hamptons dua tahun setelah pesta liar. 

Meski tidak berhubungan, kombinasi aneh penyamaran Harris menambah misteri pada kisah kelamnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *