Deli Serdang, Beritasatu.com – Seorang pria tewas di Deli Serdang, Sumatera Utara akibat tersambar petir saat sedang mengisi daya ponsel.
Read More : Libur Sekolah, Jasa Fotografi Baju Adat Jawa di Malioboro Banjir Pesanan
Seorang pria bernama Mohammad Sufian (51) ditemukan dengan mayat terbakar di rumahnya. Tangan, leher dan telinganya terluka dan telepon genggamnya terbakar.
Muhammad Sufian merupakan warga Jalan Sosial, Dusun Tiga, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Saat ditemukan warga, korban dalam keadaan tertelungkup dan tidak mengenakan pakaian. Tangan, telinga dan leher terluka. Ponselnya terisi daya. Tak hanya bodi bagian depan saja yang terbakar.
Keluarga menangis histeris saat menemukan korban tewas. Lurah setempat dan warga sekitar langsung mengevakuasi jenazah korban.
Kepala Dusun Tiga Desa Tanjong Anom, Herdianto mengatakan tetangganya Amir Ginting menemukan korban pada Jumat malam pertama (19/04/2024).
Saat itu, ia melihat pintu dan jendela rumah korban masih terbuka meski sudah larut malam.
Mengetahui hal tersebut, Amir Ginting mencoba menghubungi korban. Namun korban tidak merespon. Amir kemudian menghubungi keluarga korban dan kemudian dikirim ke kepala desa setempat.
Read More : Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Lombok, Kemenag NTB Ancam Cabut Izin
– Saat saya di TKP, pintu rumah masih tertutup dan warga langsung membukanya dan melihat almarhum tertelungkup dan untuk memastikannya kami bawa, kami balikkan jenazahnya dan jenazah sudah terbakar. Ponselnya sedang diisi dayanya saat ditemukan di rumahnya di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pankorbatu, Minggu sore (21 April 2024), kata Heredianto.
Herdianto menduga korban meninggal dunia akibat tersambar petir saat sedang mengisi daya ponsel. Pasalnya, saat itu, sebelum jenazah korban ditemukan, kawasan tersebut diguyur hujan deras dan petir.
“Di sini hari itu hujan deras dan terjadi beberapa kali sambaran petir. Diduga dia (almarhum) sedang bermain ponsel dan tersambar petir. Ponselnya meledak seperti terbakar.”
Dengan bantuan warga dan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Soka Raya, Kecamatan Pankorbatu. Ia dimakamkan di pemakaman umat Islam di Desa Soka Raya.