Jakarta, Beritasatu.com – Seorang polisi wanita (polwan) membakar suaminya yang juga seorang polisi di Mojokerto pada Minggu (6/9/2024).

Read More : Suami Bunuh Istri di Bandung Barat, Korban Tewas Bersimbah Darah di Rumah

Motif perbuatan berinisial FN ini adalah membakar suaminya, Brigadir Rian Dwi Wicaksono (RDW), karena kesal karena uang korban selalu digunakan untuk berjudi online.

Banyak negara mengaitkan FN dengan sindrom bayi biru, yang merupakan kondisi umum yang dialami banyak ibu setelah melahirkan. Hal ini biasanya terjadi pada beberapa hari hingga dua minggu pertama setelah bayi lahir.

Kondisi ini ditandai dengan perubahan suasana hati secara tiba-tiba, perasaan sedih, sakit, dan marah. Gejala lainnya mungkin berupa kelelahan, sulit tidur, menangis tanpa alasan yang jelas, dan merasa terbebani dengan tugas sebagai ibu baru.

Penyebab utama baby blues biasanya dikaitkan dengan perubahan hormonal besar setelah melahirkan, seperti penurunan kadar estrogen dan progesteron serta peningkatan hormon yang berhubungan dengan laktasi.

Sayangnya, jika baby blues tidak segera ditangani, banyak hal berbahaya yang bisa terjadi, di antaranya seperti dikutip dari Healthline, Rabu (12/6/2024).

1. Meningkatkan risiko depresi pasca melahirkan Jika gejala baby blues tidak berhenti dan berlanjut hingga lebih dari dua minggu, kondisi ini bisa berujung pada depresi pasca melahirkan.

Depresi pascapersalinan adalah penyakit yang lebih serius dan memerlukan intervensi medis. Gejalanya berupa perasaan putus asa, kehilangan minat pada bayi, dan bahkan pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bayi.

Read More : Gunungan di Kebumen Ludes dalam Beberapa Menit

2. Menghilangkan rasa cemas ibu. Hal ini dapat menyebabkan lebih banyak kelelahan, kurang tidur dan kesulitan melakukan rutinitas sehari-hari.

3. Mempengaruhi hubungan dengan bayi. Bayi membutuhkan perhatian dan perawatan terus-menerus, dan jika ibu lelah atau tidak mampu memberikan perhatian yang cukup. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan emosi bayi.

4. Menghancurkan hubungan keluarga. Hal ini dapat menyebabkan ketegangan dalam hubungan dan menambah beban emosional pada ibu.

5. Pentingnya pengobatan Mengobati baby blues sejak dini dan efektif dapat membantu mencegah berkembangnya kondisi yang lebih serius serta menjamin kesejahteraan ibu dan bayi. Dukungan dari keluarga, sahabat, dan tenaga medis sangat penting untuk membantu para ibu melewati masa bayi biru ini.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *