Jakarta, Beritasatu.com – Baby blues syndrome merupakan salah satu penyakit emosional yang sering dialami para ibu baru. Penyakit ini biasanya muncul beberapa hari setelah melahirkan dan bisa berlangsung hingga dua minggu.
Read More : Kenal Sejak Lama, Tessa Mariska Klaim Rizky Irmansyah Pria yang Baik Hati
Gejalanya meliputi perasaan sedih, cemas, sensitif, mudah tersinggung, dan kelelahan ekstrem. Faktor yang mungkin terjadi antara lain perubahan hormonal setelah melahirkan, kelelahan fisik, perubahan gaya hidup, dan stres saat merawat bayi baru lahir.
Namun ada banyak cara untuk mengatasi baby blues syndrome, seperti berikut ini, dikutip dari Healthline, Rabu (12/6/2024).
1. Dukungan Sosial Dukungan sosial sangat penting dalam mengatasi baby blues. Berbicara dengan pasangan, keluarga atau teman dapat membantu menghilangkan stres dan memberikan dukungan emosional sehingga membuat pasien merasa lebih nyaman.
2. Istirahat yang cukup adalah kunci mengatasi baby blues. Ibu baru membutuhkan waktu untuk memulihkan tubuh dan pikirannya setelah melahirkan. Tidur yang cukup membantu memulihkan energi dan menstabilkan suasana hati, yang sangat penting saat merawat bayi baru lahir.
3. Membagi Tugas Membagi tugas merupakan strategi yang efektif untuk mengatasi baby blues. Kolaborasi antara pasangan dan anggota keluarga dapat mengurangi beban yang dirasakan ibu baru. Dengan berbagi tanggung jawab rumah tangga dan pengasuhan anak, ibu memiliki lebih banyak waktu istirahat.
4. Menjaga Nutrisi Menjaga nutrisi yang baik merupakan langkah penting dalam mengatasi baby blues. Pola makan yang seimbang membantu menstabilkan suasana hati ibu baru dan meningkatkan energinya.
Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan padat nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian.
5. Olahraga Olahraga teratur dapat membantu mengatasi baby blues. Aktivitas fisik meningkatkan mood dan mengurangi stres. Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau peregangan membantu tubuh melepaskan endorfin, hormon yang meningkatkan perasaan bahagia dan rileks.
Read More : Mantan Istri Ko Apex Sindir Telak Dinar Candy: Seolah-olah Perempuan Benar
6. Jika Anda mengalami kesedihan dan kecemasan yang luar biasa, konsultasikan dengan psikolog, dokter, atau ahli kesehatan mental. Psikolog terlatih dapat membantu ibu baru memahami dan mengelola perasaan cemas, sedih, dan perubahan suasana hati yang sering terjadi setelah melahirkan.
Melalui sesi konseling, para ibu dapat mempelajari teknik relaksasi, cara mengatasi stres, dan pandangan baru yang lebih positif terhadap peran baru mereka.
7. Lakukan hal-hal yang Anda sukai Menjadi seorang ibu baru tentu membutuhkan banyak waktu, namun para ibu harus bisa meluangkan waktu untuk hal-hal yang mereka sukai. Aktivitas yang menyenangkan dapat memberikan waktu bagi ibu baru untuk bersantai dan melepaskan diri dari stres sehari-hari.
8. Tetap silaturahmi dengan pasangan Tetap silaturahmi dengan pasangan merupakan kunci penting mengatasi baby blues. Berbicara secara terbuka dan jujur โโmengenai perasaan dan kebutuhan satu sama lain dapat mengurangi stres dan meningkatkan dukungan emosional.
Diskusi rutin tentang pengalaman, tantangan, dan harapan seputar peran baru sebagai orang tua membantu membangun pemahaman dan kerja sama yang lebih baik.