Jakarta, Beritasatu.com – Keputusan polisi untuk mengurangi peningkatan arus lalu lintas menuju Jakarta, arus atau rekayasa lalu lintas berlawanan arah diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jumat (4/12/2024). ) malam.
Read More : 5 Ciri Penipuan Smishing yang Bisa Kuras Rekening dan Cara Menghindarinya
Sesuai keputusan polisi, kami melakukan rekayasa lalu lintas arah Jakarta untuk mengurangi peningkatan volume lalu lintas pada masa puncak pasca Idul Fitri 1445 Hijriah yang terjadi di Tol Jakarta -Cikampek, kata dia. Wakil Presiden. Perusahaan. Sekretaris dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo di Jakarta, Jumat (4/12/2024).
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan adalah struktur satu jalur terhadap Tol Japek mulai kilometer (km) 55 sampai dengan km 47 arah Jakarta, Jumat pukul 20.30 WIB.
Terpantau, jumlah lalu lintas tujuan Jakarta di jalan Jakarta-Cikampek di Telangana mulai meningkat.
Untuk itu, pengguna jalan tol wajib mematuhi aturan berkendara aman saat berkendara di jalur lalu lintas atau berlawanan arah.
Penyiapan pelayanan dan fasilitas pelaksanaan rekayasa lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan terbantunya pengguna jalan mengikuti berbagai aturan yang telah ditetapkan.
Read More : Tarif Tol Jakarta-Tangerang Akan Naik Mulai Rp 500 hingga Rp 1.000
โYang paling penting adalah memastikan kondisi mobil dan pengemudi dalam keadaan baik, karena pada saat melaju pengguna tidak bisa menggunakan fasilitas yang ada di rest area,โ jelas Ria.
Dikatakannya, jika lelah dan mengantuk, pengguna jalan sebaiknya tidak memasuki jalur puing dan beristirahat di rest area yang telah disiapkan.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah perilaku berkendara yang baik, antara lain tidak mengangkut penumpang dan barang melebihi batas muatan, menaati rambu lalu lintas dan batas kecepatan jalan raya yaitu maksimal 60 km/jam dan menyalakan lampu. , termasuk hari masuk saluran tersebut, kata Ria.