Jakarta, Beritasatu.com – Pemain tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mengaku sempat gugup dan takut menjelang debutnya di Piala Thomas 2024. Bahkan, ia berkonsultasi dengan psikolog untuk mengatasi perasaan tersebut.

Read More : Hasil Euro 2024 Jerman vs Skotlandia 5-1, Pesta Gol Tuan Rumah Dirusak Gol Bunuh Diri Rudiger

“Jujur saya akui saya konsultasi ke psikolog karena merasa cukup tegang. Mengingat pengalaman saya yang terbatas, saya khawatir tidak bisa menyumbang poin,” kata Alwi saat tiba di Parth Sports Center Gym Hi Tech Chengdu, Chengdu , bertemu. Tiongkok, pada Sabtu (27/4/2024).

Namun juara dunia junior 2023 itu mengatakan, tim bulu tangkis Indonesia di Piala Thomas 2024 yang beranggotakan pemain berpengalaman memberikan dukungan besar untuk mengatasi kegugupannya.

“Koordinasi dengan tim membantu saya di game pertama sehingga bisa tampil santai di akhir,” kata Alwi.

Alwi mengungkapkan, ia pernah melihat seniornya memberikan bantuan di berbagai waktu saat ia kesulitan. Itu membuatnya merasa telah terbantu. 

“Mereka adalah idola saya sejak kecil, dan bisa bersama dalam satu tim kini membuat saya bahagia,” imbuhnya.

Alwi pun menceritakan perbedaan yang dialaminya saat mengikuti ajang beregu elite dibandingkan saat bermain di level junior, antara lain atmosfer dan atmosfir permainan serta mentalitas dan gaya bermain.

“Saya merasakan perbedaan yang cukup besar, baik dari atmosfer permainan maupun mentalitas dan detail-detail kecil. Ini pengalaman yang berbeda dibandingkan saat saya bermain di level muda,” ujar pemain berusia 18 tahun itu.

Read More : Kunjungi Yayasan Penghafal Al-Qur’an, Emil Audero Serahkan Bantuan

Ia mengaku kini lebih memahami visi dan misi tim. Di Piala Thomas, pikirannya terfokus untuk memberikan yang terbaik, dan ia merasa diajak berpikir lebih matang.

Pada laga pertama penyisihan grup melawan Inggris, Alwi menempati posisi ketiga tunggal putra dan berhasil menyumbang kemenangan bagi Indonesia dengan skor 5-0.

Alwi mengaku sedang mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk dipercaya menghadapi pertandingan selanjutnya sebagai pemimpin tim putra Indonesia.

“Saya sudah mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Meski kemampuan teknis penting dalam ajang ini, namun mentalitas juga memegang peranan utama. Kesiapan mental dan mental menjadi kunci bagi seorang pengambil keputusan,” kata Alwi.

Saat ini tim putra Indonesia sedang bersiap menghadapi Thailand pada laga kedua penyisihan Grup C, Senin (29/4/2024).

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *