Agam, Beritasatu.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan berbagai langkah yang akan dilakukan pemerintah pasca banjir lahar dingin Gunung Marapi yang melanda beberapa wilayah di wilayah barat. Sumatera (Sumber).   Tindakan yang dilakukan antara lain perbaikan fasilitas umum, perbaikan rumah warga terdampak bencana dan lain-lain, kata Panglima TNI BNPB Letjen Suharyanto saat meninjau lokasi bencana di Kabupaten Agama, Selasa (14/5/2024).   

Read More : Peluang di Balik Tarif Trump, Indonesia Bisa Bidik BRICS & ASEAN

Baca juga: 204 warga Agam Sumbar dievakuasi akibat banjir lahar dingin dari Gunung Marapi Jembatan dilaporkan sedang diperbaiki di beberapa titik, termasuk ruas jalan raya nasional yang ambruk dan tidak bisa dilalui. masyarakat.    Maka yang tidak kalah pentingnya adalah BNPB akan bekerja sama dengan instansi lain untuk menjamin kesembuhan dan pengobatan para penyintas, termasuk penyiapan berbagai kebutuhan dasar.   Dalam kesempatan itu, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi mencapai 50 orang. “Sampai saat ini korban meninggal sebanyak 50 orang dan tersebar di banyak wilayah,” ujarnya. 

Baca juga: 4 Orang Ditemukan Meninggal Akibat Banjir Bandang di Kabupaten Agam. Dari 50 korban meninggal, 47 orang sudah teridentifikasi, sedangkan pihak berwenang masih mengidentifikasi tiga orang.

Ke-47 korban yang teridentifikasi tersebut antara lain 20 orang warga Kabupaten Agam, 16 orang warga Kabupaten Tanah Datar, tujuh warga Kabupaten Padang Pariaman, dan masing-masing dua orang korban ditemukan di Kota Padang Panjang.

Read More : Steven Wongso: Arafah Tidak Tahu Saya Mualaf

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *