Jakarta, Beritasatu.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menyebut Duta Damai merupakan garda depan pemerintah dalam mencegah dan melawan radikalisme dan terorisme yang berpotensi mematikan generasi muda di Indonesia. dia.

Read More : Presiden Palestina Desak PBB Gelar Sidang Darurat Setelah Israel Serang Kamp Nuseirat

“Memiliki Duta Perdamaian Daerah BNPT Sumbar diharapkan dapat meningkatkan deterensi dan pencegahan dini terhadap penyebaran paham radikalisme dan terorisme di kalangan generasi muda,” kata Deputi Pertama Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI Mayjen TNI Roedi Widodo di Padang. , Jumat (31/5/2024).

Hal itu disampaikan Roedi Widodo saat pelantikan anggota baru Duta Perdamaian Daerah Sumbar BNPT RI di Padang.

Roedi Widodo mengatakan, tugas Duta Perdamaian Daerah Sumbar berat namun mulia. Sebab, duta perdamaian harus mampu memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme dan terorisme.

Mereka bekerja melalui teknologi, komunikasi visual, dan tulisan.

Usai peresmian, BNPT berharap Duta Damai menjadi agen perubahan dalam menyebarkan konten dan perilaku cinta damai serta sikap toleransi. Hal ini dapat dicapai dengan menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Saya berharap Duta Perdamaian Daerah BNPT Sumbar dapat mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya untuk menyebarkan perdamaian guna menjaga keutuhan NKRI, kata Roedi Widodo.

Read More : Libur Panjang, Jumlah Penumpang Bandara Soetta Capai 174.200 Orang

Roedi Widodo berpesan kepada para duta perdamaian untuk bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Minang, misalnya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme, Polda Sumbar, Kodam Wirabray, dll.

Menurutnya, pemberantasan terorisme bukan hanya tugas BNPT, Polri, TNI, dan kementerian/lembaga terkait. BNPT menerapkan strategi antiteroris dengan program pentahelix.

Pendekatan pentahelik melibatkan berbagai pihak seperti kementerian atau lembaga, pemerintah provinsi, masyarakat, dan media massa yang dapat mempublikasikan kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *