Palembang,Beritasatu.com – Bus ekspres PO Minanga BE 7431 BU yang membawa rombongan study tour tujuan SDN 1 Harisan Jaya, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Timur Dese Bulu Cawang, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering (OKI) Kendaraan tersebut menjelaskan kronologi kecelakaan yang menimpa Tractor Head Hino Nopol BE 9468 AU yang terhenti di pinggir jalan akibat rusak pada Jumat malam (24/5/2024).
Read More : Verrel Bramasta Dikritik karena Main HP Saat Sidang DPR, Venna Melinda: Risiko Pejabat Publik
Kernet Bernama Fikal (38 tahun), warga Ulak Baru, Kabupaten OKU Timur, mengatakan, sebelum kejadian, bus berhenti di pasar Kayuagung untuk membeli makanan. “Di dalam bus selalu banyak makanan untuk anak-anak, seperti bakso dan martabak yang tidak mereka makan,” kata Fikal, Minggu (26/5/2024).
Menurut Fikal, bus yang berangkat dari Palembang menuju OKU melaju ke arah timur dengan kecepatan antara 70-80 km/jam. Saat kejadian, kondisi jalan dalam keadaan gelap dan kendaraan kontainer bermuatan pupuk urea seberat kurang lebih 50 ton bernomor polisi BE 9468 UA terhenti di jalan karena mogok.
Sayangnya, pengemudi Continental tidak menyalakan lampu sein atau lampu sein, dan kondisi hujan membuat jarak pandang berkurang. “Dekat, gerbong tidak bisa dipindahkan. Bagian atas bus aman, namun bagian samping bus tertabrak kontainer bagian belakang,” jelas Fikal.
Akibat benturan tersebut, dua penumpang bus yang terbalik, yakni guru dan siswa, terlempar hingga tewas.
Kaca depan pecah, Fikal segera membantu mengevakuasi penumpang yang masih terjebak di dalam bus umum untuk sementara waktu dibawa ke RSUD Kayuagung. Sementara pengemudi mobil yang mengalami luka menurut Fikal sudah kembali ke rumah.
Read More : Aher Isyaratkan PKS dapat Kursi Menteri Prabowo-Gibran, Gerindra: Bukan Soal Jatah Menjatah
Kapolsek OKI AKP Joko Edy Santoso mengimbau sopir bus bernama Irfan agar menyerahkan diri. “Kami mendatangi rumah pengemudi dan meminta keluarga segera menyerahkan diri,” ujarnya.
Terkait dugaan rem blong, AKP Joko Edy Santoso mengatakan pengemudi Warsito Jati mendengar suara rem bus.