Jakarta, Beritasatu.com – Isu politik belakangan ini masih diwarnai pemberitaan ketegangan antara Polri dan Kejaksaan Agung. Hubungan kedua lembaga negara itu mulai mencair usai adanya pertemuan antara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung S Burhanuddin. Keduanya tampak mesra saat menghadiri peluncuran Teknologi Pemerintahan (Govtech) Ina Digital.
Read More : Ngeri! Jaksa di Deli Serdang Dibacok OTK Saat Panen Sawit
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menelpon keduanya dan menyatakan tidak ada masalah setelah adanya pemberitaan penindakan yang dilakukan Densus 88 terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah.
Isu politik lainnya antara lain acara pelantikan pimpinan GP Ansor di Senayan dan juga peluncuran saluran Pilkada Kawal Bersatu oleh B-Universe, serta aksi unjuk rasa yang dilakukan jurnalis terhadap rencana revisi UU Penyiaran.
Berikut isu-isu politik terkini:
1. Usai dipanggil Jokowi ke Istana, Kapolri menyatakan tak ada masalah dengan Kejaksaan Agung.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait kasus penguntitan Jampidsus yang dilakukan anggota Densus 88.
Presiden memastikan tidak ada masalah dengan kedua lembaga tersebut. “Tadi saya telpon,” tegas Presiden Jokowi, Senin (27/5/2024).
Read More : Kapan Jumat Terakhir Bulan Ramadhan? Catat, Ini Amalannya!
Namun, Presiden belum memaparkan secara rinci permasalahan apa yang sedang dibicarakan kedua pihak.
2. Gus Addin: Menyakiti Jokowi dan keluarga seperti menyakiti Banser Ansor
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharuddin mengatakan, jika ada yang menyakiti Presiden Joko Widodo dan keluarga, maka akan langsung berhadapan dengan GP Ansor dan Front Serba Guna (Banser) Ansor. Hal itu diungkapkannya pada acara peresmian GP Ansor 2024-2029 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024). “Saya Addinjauharudin Ketua Umum GP Ansor dan Panglima Banser menyatakan selamanya Pak. Jokowi adalah keluarga besar kami. Oleh karena itu, jika ada pihak yang merugikan Presiden Jokowi, maka GP Ansor dan Banser akan segera bertindak. Jadi siapapun yang menyakiti dirinya dan keluarganya, sama saja dengan menyakiti kami keluarga Banser Ansor di seluruh dunia,” tegasnya.