Bandung Barat, Beritasatu.com – Satu dari tiga korban tewas dalam pesawat latih yang jatuh di kawasan BSD pada Minggu (19/5/2025) lalu adalah warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), Tangsel, Jawa Barat. yang bernama Farid Ahmad.

Read More : Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 9.000 Jadi Rp 1,522 Juta Per Gram

Korban Fareed Ahmad merupakan mekanik pesawat yang terdaftar sebagai warga Komplek Grand Villa Sihanjuang No 6, Kampung Sisasawi, RT 01/RW 05, Kampung Sihanjuang, Kecamatan Perongpong, KBB.

Pantauan Beritasatu.com, di rumah duka dipasang bendera kuning pada Senin (20/5/2024) pukul 10.00 WIB dan dipasang tenda lengkap kursi plastik untuk jemaah.

Ada sebagian pelayat, khususnya kerabat korban. Farid Ahmad tinggal di rumah ini bersama istri dan ketiga anaknya yang masih kecil.

“Hari ini saya mengunjungi rumah duka almarhum Pak Farid Ahmad yang terlibat dalam kecelakaan pesawat di Tangsel kemarin,” kata Kepala Desa Sihanjuang Gagan Virhama saat awak media mengunjungi rumah duka.

Informasi mendiang Farid meninggal dunia dalam kejadian tersebut diterima pada Minggu sore. Mereka menelusuri nama korban dan memastikan korban merupakan warga. “Tadi malam masih gelap, ternyata yang meninggal memang warga kami yang tinggal di Kampung Sisasawi RT 01/05 Kampung Sihanjuang,” kata Gagan.

Read More : Konflik Iran-Israel Memanas, Menhan AS Temui Trump di Gedung Putih

Saat ini jenazah Farid masih berada di Jakarta untuk dilakukan visum dan pemakaman. Rina, istri mendiang Farid, membawa jenazah korban ke Jakarta. “Kami masih menunggu kedatangan jenazah almarhum,” kata Gagan.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU Sisasavi sesuai permintaan pihak keluarga. Mendiang Farid sudah empat tahun terakhir tinggal di rumah duka.

“Sebelumnya beliau (almarhum) mempunyai KTP Gegarkalong Kota Bandung dan sudah menikah. Dimakamkan di sini, di TPU kawasan Sisasavi, sesuai permintaan pihak keluarga,” tutupnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *