Jakarta, Beritasatu.com – Jaguar-Land Rover Group (JLR) mengumumkan Range Rover dan Range Rover Sport akan dirakit di luar Inggris. Brand legendaris asal Negeri Ratu Elizabeth ini baru pertama kali diproduksi di luar Inggris.
Read More : Andrew Andika Terus Selingkuh, Tengku Dewi Putri: Rumah Tangga Kita Selesai!
Range Rover dan Range Rover Sport akan bertemu di India pada Minggu (26/5/2024), dikutip Carscops. Kedua model tersebut akan tersedia secara eksklusif untuk pasar India dan akan mempersingkat masa tunggu bagi semakin banyaknya pelanggan setia Range Rover di India.
SUV Range Rover sebelumnya diproduksi secara eksklusif di pabrik Inggris di Solihull, yang oleh perusahaan disebut sebagai rumah global Range Rover.
Selain itu, beberapa model juga akan dirakit dari komponen yang dibongkar di Pune, India. Pabrik di Pune, dekat ibu kota Mumbai, dimiliki oleh Tata Motors, perusahaan induk JLR.
Sejak 2011, pabrik tersebut telah menjadi pusat produksi sepuluh produk JLR lainnya yang dirancang untuk pasar India, dimulai dengan Land Rover Freelander.
Pabrik tersebut saat ini memproduksi Range Rover Evoque dan Velar, Jaguar F-Pace dan Land Rover Discovery Sport.
โIndia telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang konsisten dan luar biasa selama beberapa tahun terakhir dan diperkirakan akan melanjutkan momentum ini di masa mendatang,โ kata Lennard Hurnick, Chief Commercial Officer JLR.
Read More : Fahmi Bachmid Ungkap Pemindahan Lolly dari RS Polri Keinginan Nikita Mirzani
โRange Rover kini akan dibuat di India untuk pelanggan di pasar ini, namun desain khas Inggris akan tetap khas dan terus mendefinisikan estetika dan kecanggihan teknis yang identik dengan merek Range Rover,โ tambahnya.
Range Rover rakitan India tersedia dalam dua model, Autobiography dengan mesin bensin 3,0 liter yang menghasilkan tenaga 393 PS (293 kW / 398 PS) dan mesin diesel 3,0 liter HSE yang menghasilkan 346 PS (258 kW / 351 HP). ). PS).
Autobiography dijual seharga Rs 260 lakh atau sekitar Rs 5 miliar dan HSE mulai dari Rs 236 lakh atau sekitar Rs 4,5 miliar.