Bali, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi rumah duka Taruna STIP Jakarta Putu Sataria Ananta Rustica di Desa Gunaxa, Klungkung, Bali pada Kamis (5 September 2024).
Read More : Viral, 3 Turis Belanda Foto Tak Senonoh di Lautan Pasir Gunung Bromo
Menteri Perhubungan mengunjungi rumah duka dan menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga. Diketahui, Putu Satria Ananta Rustika menjadi korban kekerasan yang dilakukan atasannya di STIP Jakarta pada Jumat (5 April 2024).
Pada acara ini, Budi Karya Sumadi akan mengevaluasi sistem pendidikan di STIP yang terbagi menjadi mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua.
Kejadian ini memberikan pelajaran berharga. Mulai minggu depan kami akan menghapus semua properti. Properti ini menciptakan jeda atas dan bawah. “Kami akan membuatnya lebih manusiawi,” kata Budi Karya di Bali.
Polisi telah menetapkan Tegar Rafi Sanjay sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Tegar lebih tua dari Putu Satria Ananta Rustika.
Read More : Benarkah Alergi Kacang Dapat Menyebabkan Kematian? Ini Faktanya
Tak lama kemudian tiga tersangka lagi datang: FA, KAK dan WJP. Dengan bertambahnya tiga tersangka baru ini, jumlah tersangka kasus penyiksaan bertambah menjadi empat.
“Tiga tersangka (baru) berperan dalam dilakukannya perbuatan tersebut. Sehubungan dengan itu, yang melakukan perbuatan tersebut memerintahkan dilakukannya perbuatan tersebut atau ikut serta dalam perbuatan tersebut,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Gideon Arif. Setyawan, Rabu (08/05/2024).