Bogor, Beritasatu.com – Arus wisatawan di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menerapkan kebijakan sistem satu arah ke Jakarta, Jumat (24/5/2024) sore. Kondisi ini menyebabkan ratusan wisatawan yang berangkat sore hari terdampar berjam-jam di kawasan Ciawi dan akses alternatif Pandansari.
Read More : Ayah Bunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa Didakwa Pembunuhan Berencana
Kebijakan sistem satu arah ke Jakarta diterapkan Satuan Lalu Lintas Polres Bogor pada pukul 13.00 WIB siang tadi. Ribuan kendaraan wisata kembali ke Jakarta usai berlibur di kawasan Puncak.
Sebaliknya, kendaraan wisata yang datang dari kawasan Jakarta menuju Puncak diblokir di beberapa kawasan seperti Jalan Ciawi-Gadog. Saat itu kendaraan terhalang sehingga terjadi antrian sepanjang sekitar 2 kilometer.
Ratusan kendaraan harus menunggu kebijakan satu arah kembali normal. Beberapa pengendara yang tidak sabar memutuskan untuk memutar arah untuk mencari jalur alternatif. Sementara ratusan kendaraan lainnya masih terjebak di jalan alternatif Jalan Pandansari menuju Gadog.
Ronald (55), warga Ciledug, Tangsel, mengaku tak mengalami kendala meski terjebak kemacetan. Menurutnya, perjalanan ke Puncak akan menyenangkan meski harus menghadapi kemacetan.
“Tadinya kami berencana untuk menginap di mansion, tapi di sini macet,” kata Ronald.
Read More : Putin Pecat Wakil Menhan Rusia, Tunjuk Kerabat Jadi Pengganti
Meski demikian, Ronaldo mengaku tak keberatan terjebak kemacetan. โAh, kalau ke Puncak terjebak kemacetan biasa saja,โ lanjutnya.
Seperti Ronal, Ismet (50 tahun) tidak keberatan terjebak kemacetan. Warga Jakarta Timur ini berencana menyusul anak dan keluarganya menginap di vila di Puncak, namun terhalang kemacetan di perempatan Gadog.
โRencananya menginap di vila, anak-anak sudah ada sebelumnya,โ kata Ismet.