JAKARTA, BERITASEATU.COM – Presiden Prabovo Subianto meninggalkan ibukota Brasil, Brasil, untuk mempertahankan kunjungan negara dan mengadakan pertemuan dengan Louise Piercya Lula Brasil di Silva.
Read More : Lawan Sanksi AS, Huawei Targetkan 100.000 Aplikasi untuk HarmonyOS
Pertemuan antara pemimpin negara itu akan diadakan di istana presiden Brasil dalam upaya untuk memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Brasil.
Dari informasi yang dikirimkan untuk stasiun pencetakan, media dan informasi (BPMI) dari Sekretariat Presiden, Prabovo lepas landas dari Pangkalan Udara Galeao, Rio de Janeiro, Brasil, pada hari Senin (7.5.2025) pada 14,45 jam.
Wakil Presiden di Brasil secara resmi menerbitkan kepala Departemen Luar Negeri Brasil untuk Negara Bagian Rio de Janeiro, Duta Besar Marcia Maro dan wakil komandan Aircorce Gale Gale, Kolonel Andrei.
Kunjungan negara ke Brasil berlangsung setelah Presiden Prabovo menghadiri beberapa pertemuan untuk konferensi tinggi di tingkat tinggi Brić 2025 di Rio de Janeir.
Agenda negara ini menandai peran aktif Indonesia di dunia internasional, terutama dalam penguatan diplomasi bilateral dengan negara -negara baik di wilayah Amerika Latin.
Kunjungan Brasil ini memiliki makna yang signifikan dalam memperkuat hubungan bilateral yang ditetapkan selama lebih dari 70 tahun. Indonesia dan Brasil memiliki kolaborasi strategis dengan potensi besar dalam pengembangan hubungan komersial dan investasi.
Read More : Mohammad Mokhber Akan Ditunjuk sebagai Presiden Sementara Iran, Ini Profilnya
Sebagai mitra komersial utama di Amerika Latin, Indonesia dan Brasil juga menyetujui perjanjian di berbagai bidang pertahanan, energi, dan rentang pertanian.
Kunjungan negara ini diharapkan menghasilkan pemahaman yang lebih kuat tentang memperkuat kerja sama antara dua negara.
Setelah Presiden Prabovo penerbangan ke Brasil, sekretaris Kabinet Teddi Inddra Vijaya.