Yakarta, Beritusatu.com – Kepala Angkatan Laut (Cassment) memaksa Laksamana Tni Mohamed Ali, pasukan BBM dalam tingkat Perryamina Pt. 3,2 miliar. Ali mengakui bahwa penundaan mengganggu operasi pasukan angkatan laut.

Read More : Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT Ke-79 RI, Wapres Janji Teruskan Perjuangan Pahlawan

“Bahan bakar, ini belum terbatas, kemarin, tetap menjadi utang Komite Parlemen, Senรกn, Yakarta, pada hari Senin (04/28/2025).

Ali mengharapkan sewa untuk mencampurnya karena mereka adalah interval yang sangat sulit.

“Jadi ini adalah kegiatan operasional yang sangat rumit, mengganggu dan diharapkan akan dihukum karena masalah bahan bakar,” katanya.

Selain itu, Ali mengatakan di kapal Angkatan Laut Indonesia menggunakan bahan bakar, meskipun diam dan kelangkaan akan hidup. Ini untuk pengoperasian ca.

Read More : Kasus Pagar Laut Bekasi, Bareskrim Panggil 9 Tersangka Pekan Depan

“Karena kapal kami berlanjut, tetapi Trocales masih hidup, mematikan AC, AC.ย 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *