Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pertanian Andi Amran berencana untuk menerbitkan 1,5 juta ton saham perjalanan untuk membeli penawaran perjalanan dan harga makanan (SPHP).
Read More : Sepi Peminat, SD Negeri di Mojokerto Hanya Dapat 5 Siswa Baru
“Ini hampir menghilang, karena 1,5 juta ton adalah 1,5 juta ton. Jadi ini adalah instruksi presiden yang baru, tetapi baru (pelajaran presiden), Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu (7 Juli 2025), katanya.
Menurut Amran, tujuan biji -bijian dapat mencapai lebih dari 3 juta ton, yang diasumsikan bahwa kekuatan rumah penyimpanan bulog terlampaui. Oleh karena itu, instruksi presiden baru disajikan untuk menambah kapasitas rumah penyimpanan bulog.
“Lalu yang baru, seluruh nasi di Bullrog akan menjadi baru.
Sebelumnya, Bulog Menteri Pertanian telah membuat perubahan pada Buku Pegangan Presiden (Inpres) untuk meningkatkan kekuatan gudang negara menjadi 4,5 ton. Bulog membutuhkan gudang tambahan karena petani menumbuhkan penyerapan biji -bijian.
Read More : Ini Tugas Dewan Ekonomi Nasional yang Dipimpin Luhut
Kementerian Pertanian berlanjut dan hari ini menyewa gudang untuk menyerap 1,2 juta ton. Gudang Bulogun lebih dari sekadar kinerja karena penyerapan biji -bijian yang tinggi.
Amran mengatakan bahwa pemerintah akan membutuhkan kapasitas penyimpanan tambahan di masa depan karena penyerapan jagung masih 60.000 ton. Winch jagung harus mencapai 1 juta ton.