Para siswa di Yogyakarta, Beritatasatu.com- Gadjah Mada University (UGM) menyatakan kesedihan mereka yang mendalam dalam kematian dua rekan, Sepian Eka Rahmadi dan Bagus Adi Modalรกgo. Mereka meninggal ketika Program Kuliah Kerja yang sebenarnya (KKN) meninggal pada debut Maluka Tenggara.

Read More : Presiden Tugaskan Bambang Susantono di Bidang Kerja Sama Internasional

Dalam bentuk solidaritas dan berkabung, beberapa siswa meletakkan karangan bunga pada hari Jumat (4/7/2025) halaman Hall UGM.

Di sisi utama Balairung adalah esai bunga dengan belas kasih dan laporan. Beberapa siswa diperhatikan dengan menyembah kepala mereka dan untuk dua orang.

Jay, salah satu siswa UGM, mengatakan, โ€œSaya pikir popularitas umum ini mulai menjadi tahap yang baik untuk UGM.

Pernyataan kesedihan juga diperantarai oleh Febin, seorang kolega hebat dari almarhum. “Kami bergabung dengan kesedihan sebagai teman. Dia adalah orang yang ceria dan tidak menunjukkan kesedihan dan selalu memberikan energi positif.”

Perilaku sukarela ini mengikuti popularitas umum yang dipimpin oleh komunitas akademik UGM Balairung. Pada saat ini, Gubernur UGM Ova Emilia membawa kesedihan yang mendalam dalam kehilangan dua siswa UGM terbaik.

Read More : Preview Roma vs Inter: Misi Simone Inzaghi Lanjutkan Tren Positif

“UGM juga sangat berubah. Kami telah meratapi keluarga dan semua teman yang sudah mati,” kata Rektor OVA.

UGM juga mengatakan mereka berkewajiban untuk terus memberikan bantuan dan pengawasan kepada siswa KKN lainnya di Mal Luke, Tenggara.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *