Jakarta, Beritasatu.com – Kolesterol tinggi sering disebut sebagai silent killer karena tidak menunjukkan gejala yang jelas. Hal ini membuat banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki kolesterol tinggi sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.

Read More : Jeonghan “Seventeen” Memulai Wajib Militer pada 26 September 2024

Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kadar kolesterol Anda tinggi. Kolesterol dianggap tinggi jika total kolesterol darah Anda lebih dari 200 miligram per desiliter (mg/dL).

Disarankan untuk memulai pemeriksaan kolesterol sejak usia 20 tahun. Setelah itu, periksakan kolesterol Anda setiap 4 hingga 6 tahun sekali. Namun sebelum itu, Anda harus mengetahui gejala kolesterol tinggi agar dapat mewaspadainya.

Inilah delapan tanda kolesterol tinggi yang dilansir dari Healthline, Selasa (14/5/2024).

1. Xanthoma Xanthoma adalah suatu kondisi timbulnya timbunan lemak di kulit, terutama di sekitar mata. Bercak lemak kuning ini biasanya muncul di kelopak mata, namun bisa juga berkembang di bagian dalam tubuh. Meski tidak berbahaya, xanthomas dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan, seperti kadar kolesterol tinggi atau penyakit kronis lainnya seperti diabetes.

2. Terlalu banyak tidur menyebabkan terlalu banyak kolesterol. Kolesterol yang meningkat dapat menghambat aliran darah, mengurangi oksigen, dan menyebabkan kantuk. Anda mungkin mudah lelah saat beraktivitas.

3. Nafsu makan menurun Rasa lapar bisa menjadi tanda kadar kolesterol tinggi. Jika Anda memiliki riwayat kolesterol tinggi dan merasa tidak nafsu makan tanpa sebab, segera periksa kadar kolesterol Anda. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendapatkan diagnosis dan pengobatan dini, mencegah masalah kesehatan seperti penyakit jantung.

4. Stres bisa menjadi tanda kadar kolesterol tinggi. Tingginya kadar kolesterol jahat di otak dapat mengganggu pengaturan emosi sehingga meningkatkan risiko kecemasan. Dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan depresi atau Alzheimer. Mengelola stres dan menurunkan kolesterol sangat penting untuk kesehatan mental.

Read More : Terungkap Foto dan Video Akad Nikah Happy Asmara dan Gilga Sahid, Mempelai Perempuan Gunakan Hijab

5. Pertambahan berat badan: Makan terlalu banyak dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat, yang juga meningkatkan kolesterol. Kenaikan berat badan ini bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Untuk mencegahnya, makanlah makanan yang sehat dan olahraga secara teratur, minimal 2-3 kali seminggu.

6. Sakit Malam Hari Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan sakit malam baik pada pria maupun wanita. Patah tulang ini biasanya terjadi pada telapak kaki, jari kaki, atau tumit. Untuk menguranginya, regangkan kaki Anda di atas tempat tidur dan tarik perlahan telapak kaki Anda agar darah mengalir kembali.

7. Nyeri dada merupakan salah satu gejala kolesterol tinggi. Nyeri ini bisa terasa seperti tertekan atau nyeri di dada, dan bisa menjalar ke lengan, dagu, leher, atau punggung. Penumpukan plak kolesterol di dinding arteri (aterosklerosis) mengurangi aliran darah dan menyebabkan nyeri jantung.

8. Sakit Kaki Sakit kaki juga bisa menjadi tanda kadar kolesterol tinggi. Nyeri ini bisa berhubungan dengan rasa kaku, terbakar, dan nyeri pada paha atau bokong. Kaki mungkin terasa dingin karena aliran darah terbatas dan tidak bisa mencapai bagian bawah kaki.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *