Jakarta, Beritasatu.com – Kebijakan Konstruksi Mobil Java Barat (Java) telah mampu meningkatkan pendapatan regional menjadi 100 miliar rp per minggu.
Read More : Dilalap Api, Ini Pemilik Glodok Plaza yang Sebenarnya
Ayah Gubernur Jawa Barat Mulled telah mengungkapkan bahwa pendapatan pajak lokal kini telah mencapai 200 miliar RP, dan diperkirakan akan terus tumbuh setelah 2025.
“Mungkin sekarang datang ke RP
Dia juga mengungkapkan bahwa lybonies pajak mobil Java menarik perhatian beberapa pengemudi regional lainnya, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lotfi dan Gubernur Bentan Andre Sony, yang menghubunginya untuk membahas politik.
Ayah Mulled menambahkan bahwa kebijakan ini juga diterima oleh beberapa daerah lain di Indonesia.
Di masa lalu, pemerintah distrik Java Barat telah menetapkan aturan baru yang membatalkan semua hutang pajak mobil pada tahun 2024.
Read More : Wajah Mahalini Berubah dan Hidung Lebih Mancung, Operasi Plastik?
Dengan menggunakan kebijakan ini, pemilik mobil harus membayar pajak hanya pada tahun 2025 tanpa membayar hutang mereka dari tahun -tahun sebelumnya.
Diharapkan bahwa kebijakan ini dapat memfasilitasi beban masyarakat dan meningkatkan kompatibilitas wajib pajak dengan kewajiban mereka dari tahun 2025.
Kebijakan pajak kendaraan Barat Barat Barat terbaru Java diperluas hingga 30 Juni 2025.