Probolinggo, Beritasatu.com – Warga Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur, secara tradisional merayakan ibadah haji pada Sabtu sore (18/5/2024).
Read More : Beda dengan PDIP, Nasdem Buka Peluang Usung Bobby Nasution di Pilkada Sumut
Menurut tradisi ini, penduduk Pulau Gili Ketapang bergabung dengan keluarga atau tetangganya dengan kapal berhias tradisional untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci mereka.
Kapal pengangkut jamaah haji berwarna-warni dengan bendera terpampang di seluruh bagian kapal. Kapal laut tradisional sebanyak 23 buah digunakan untuk mengangkut calon jamaah haji beserta pendampingnya dari Pelabuhan Pulau Gili Ketapang menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga hingga Pelabuhan Probolinggo.
Kepala Desa Gili Ketapang, Moenir mengatakan, tradisi menunaikan haji di Pulau Gili Ketapang sudah ada sejak zaman dahulu.
โTujuan dari tradisi ini agar seluruh warga Pulau Gili Ketapang dapat mengiringi ibadah haji dan mendapat keberkahan,โ kata Moenir, Sabtu (18/5/). 2024).
Read More : Menlu Sugiono Jadi Pembicara Utara Konferensi Politik Luar Negeri 2024
Moenir mengatakan, sekitar 3.000 warga Pulau Gili Ketapang mengikuti tradisi haji tahun ini. Mereka akan menemani calon jamaah haji dari Gili Ketapang menuju Asrama Sukolilo Haji di Surabaya.
Sebagai informasi, jemaah kloter 33, 34, dan 35 Provinsi Probolinggo berangkat sebanyak 912 orang. Keberangkatan dimulai pada Minggu, 19 Mei 2024.