Jakarta, Beritasatu.com – Setiap wanita memiliki gejala menstruasi yang berbeda-beda. Salah satunya adalah sakit punggung dan sakit perut. Dengan beban tersebut, kondisi tubuh menjadi kurang optimal dalam menjalankan tugas.

Read More : Resmi Menikah, Thariq Halilintar Langsung Pamer Foto Tidur Siang Bareng Aaliyah Massaid

Namun jangan khawatir, ada berbagai cara untuk mencegah gejala tersebut dengan menggunakan bahan alami. Berikut delapan ramuan alami yang bisa membantu mencegah sakit punggung saat melahirkan.

1. Kunyit: Bahan aktif dalam kunyit memiliki khasiat pereda nyeri. Sebuah penelitian pada tahun 2021 menyatakan bahwa kurkumin terbukti mengurangi rasa sakit serta obat antiinflamasi nonsteroid.

Kunyit adalah ramuan lain yang dapat mengurangi peradangan. Agar mudah dikonsumsi, Anda bisa menambahkan kunyit pada makanan, smoothie, atau air.

2. Minyak kayu putih merupakan bahan umum yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Obat dari pohon kayu putih ini dapat membantu mengurangi rasa sakit, bengkak, dan peradangan pada tubuh.

Menghirup minyak kayu putih dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mood.

3. Masyarakat tradisional menggunakan cengkeh sebagai obat rumahan untuk menghilangkan rasa sakit. Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa minyak cengkeh mengurangi rasa sakit selama suntikan intraoral pada anak-anak.

Cengkih juga dikatakan lebih kuat dibandingkan gel lignokain, yang merupakan obat bius lokal. Manfaat cengkeh lainnya adalah aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antijamur, dan antivirus.

4. Jahe Jahe adalah ramuan alami yang menjanjikan perannya sebagai pereda nyeri. Para peneliti menemukan bahwa bubuk jahe sama efektifnya dengan ibuprofen dalam mengobati nyeri pasca operasi.

Tinjauan sistematis awal tahun 2015 juga menemukan bahwa mengonsumsi 2 gram jahe per hari dapat mengurangi nyeri otot akibat latihan ketahanan dan lari sambil makan.

Read More : 8 Rekomendasi Outfit untuk Merayakan Natal, Antibosan!

5. Cabai Capsaicin pada cabai dapat digunakan untuk meredakan nyeri alami. Capsaicin dapat menjadi pereda nyeri yang sangat baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur dan kualitas hidup.

Capsaicin topikal telah terbukti efektif dalam mengurangi nyeri neuropatik. Para peneliti tidak yakin mengapa hal ini mengurangi rasa sakit. Namun, capsaicin diduga bekerja dengan mengurangi jumlah bahan kimia yang mengirimkan rasa sakit dari sel saraf di area tertentu.

6. Kulit Pohon Willow Selama ratusan tahun, kulit pohon willow telah digunakan untuk mengobati peradangan yang menyebabkan nyeri dan peradangan. Kulit pohon willow putih mengandung salisin, bahan kimia yang mirip dengan bahan aktif dalam aspirin.

7. Akar Valerian Akar Valerian telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatur sistem saraf dan mengendurkan ketegangan otot yang terjadi selama periode marah, stres, cemas dan tidur. Selain itu, akar valerian dikatakan sebagai obat penenang alami dan mengurangi ketegangan saraf.

8. Nanas Bromelain adalah enzim yang ditemukan pada nanas. Informasi ini dapat menurunkan tingkat hormon dalam tubuh yang mengendalikan peradangan.

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa bromelain dapat bermanfaat bagi penderita diabetes dan penyakit yang berhubungan dengan penyakit muskuloskeletal, seperti sindrom sendi temporomandibular.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *