Jakarta, Beritasatu.com – Politisi PDI-P Andreas Hugo Pareira mengatakan partainya tidak terganggu dengan langkah Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi anggota Partai Gerindra. Menurut Andreas, hal itu merupakan hak Bobby dan PDIP telah melupakan Bobby.

Read More : 10 Negara dengan Tingkat Stres Tertinggi di Dunia karena Pekerjaan

“Ah, itu urusan bapak, itu tugas bapak. Saya tidak ikut campur, itu urusan bapak. Kita tetap lupakan saja,” kata Andreas di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1). 5/2024).

PDIP, kata Andreas, akan memilih calon internal pada Pilkada Sumut (Sumut), termasuk melawan Bobby Nasution jika ingin mencalonkan diri sebagai gubernur. Bahkan, mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga sudah mendaftar ke PDIP untuk maju pada Pilgub Sumut 2024.

โ€œTidak ada hubungannya dengan Bobby, kita punya calon sendiri, yang melakukan proses, yang ikut proses pencarian, termasuk Plt Gubernur, banyak, tapi itu nanti di proses seleksi. di DPP baru akan diputuskan,โ€ kata Andreas.

Bobby Nasution diketahui resmi menjadi kader Partai Gerindra setelah menerima kartu anggota (KTA) dari DPD Partai Gerindra Sumut pada Senin (20/5/2024).

โ€œBismillahirrahmanirrahim, saya resmi menjadi potret Gerindra,โ€ tulis Bobby dalam postingan di akun media sosial Instagram miliknya, Selasa (21/5).

Read More : Berantas PMK, Kementerian Pertanian Lakukan 49.000 Vaksinasi di 16 Provinsi

Selain itu, Bobby juga mendaftar sebagai calon Gubernur Sumut dari Partai Gerindra. Hal itu langsung diterima Ketua DPD Gerindra Sumut Irawan Pasaribu.

Suami Kahiyang Ayu ini mengungkapkan rasa syukurnya karena diberi kesempatan bertarung di Pilkada Sumut 2024.

Terima kasih atas kepercayaan DPD Gerindra Sumut, telah mengizinkan saya bekerja sama untuk memajukan Sumut, pungkas Bobby.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *