JAKARTA, BERITASAT.COM – Presiden PT Pertamina Simon Aloysius Mantri, semua produk bahan bakar yang diproduksi dan didistribusikan oleh Pertamine, memenuhi standar yang ditetapkan oleh Departemen Umum Minyak dan Gas Alam Kementerian Energi dan Mineral.
Read More : Telekomunikasi, Media Massa, dan Konstruksi Jadi Target Utama Serangan Siber 2024
Pernyataan ini disediakan setelah ketakutan akan komunitas kualitas BBM Pertamax setelah pengumuman BBM Ron 90 Pertalite dari BBM Ron 2 Pertamax, mengikuti kasus korupsi yang diduga, yang menyeret PT Pertamine Patr Niaga.
Simon mengatakan partainya bekerja dengan lembaga minyak dan gas (Lemigas) untuk menguji 75 sampel bahan bakar dari berbagai tingkat 98).
“Hasil tes laboratorium menunjukkan bahwa kualitas bahan bakar pertamin sejalan dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh manajer umum minyak bumi dan gas alam. Kami berperilaku kualitas ini karena kepuasan dan keamanan masyarakat,” kata Simon pada konferensi pers pada hari Senin (3/3/20).
Selain itu, ia menjelaskan bahwa sampel bahan bakar diperoleh dari berbagai titik, termasuk terminal distribusi dan 33 pompa bensin di daerah Jakarta, Bogor, Depok dan Tangenge Selatan. Hasil tes memastikan bahwa produk bahan bakar yang beredar terus memenuhi standar kualitas.
Meskipun hasil tes laboratorium menunjukkan kepatuhan dengan standar, pertamin akan terus meningkatkan pengawasan distribusi bahan bakar di semua pompa bensin di Indonesia.
“Kami akan terus mengawasi dan membantu dengan pompa bensin pertamin di seluruh kepulauan. Ini adalah langkah menunggu dan upaya untuk memastikan bahwa orang mendapatkan bahan bakar kualitas terbaik,” kata Simon.
Read More : Hasto Pastikan PDIP Tak Miliki Masalah dengan Prabowo Subianto
Sebagai bentuk transparansi dan layanan masyarakat, Pertamine juga menyediakan saluran pengaduan. Selain Call Center 135, masyarakat sekarang dapat menghubungi nomor 0814-1708-1945, yang sekarang dapat menerima SMS, dan akan diintegrasikan ke WhatsApp dalam waktu dekat.
“Kami meminta masyarakat untuk segera melaporkan apakah mereka menemukan penyimpangan atau praktik yang tidak sesuai di lapangan. Terlepas dari kenyataan bahwa layanan BBM akan tetap optimal,” tambah Simon.
Simon juga menghargai perawatan masyarakat untuk layanan dan kualitas Pertamin. Menurutnya, kritik dan kontribusi telah termotivasi bagi perusahaan untuk lebih meningkatkan dan meningkatkan layanan.
“Kami berterima kasih atas perhatian masyarakat. Merupakan insentif bagi kami untuk lebih meningkatkan dan memastikan bahwa Pertamine selalu menghadirkan kualitas bahan bakar pertamina dan sesuai dengan standar,” pungkasnya.