JAKARTA, BERITASAT.COM – Iran telah menarik kritik tajam terhadap negara -negara Teluk Persia sejak serangan roket di pangkalan udara di Qatar. ย Arab Saudi menyatakan penolakan yang jelas terhadap kegiatan militer Iran, yang tampaknya merupakan pelanggaran yang baik terhadap hukum internasional dan semangat tetangga, melalui pernyataan resmi.
Read More : Prabowo dan El-Sisi Teken Golden Bridge, Perkuat Kemitraan RI-Mesir
Dalam pernyataan resminya, Kerajaan Arab Saudi terjadi serangan Iran di wilayah Qatar, yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Saudi menyebut langkah ini sebagai agresi nyata yang bertentangan dengan prinsip perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.
“Kerajaan itu mengkonfirmasi solidaritas lengkap dan dukungan sembrono untuk Qatar,” kata pernyataan resmi Arab Saudi. Mereka juga menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan dukungan maksimal untuk semua tindakan yang akan dilakukan Qatar dalam situasi ini.
Sementara itu, mantan pemerintah Qatar mengutuk serangan Iran oleh Pengawal Revolusi Iran (IRGC) di pangkalan militer Amerika. ย Dalam pernyataan resmi yang dikirim oleh juru bicara untuk Kementerian Luar Negeri Qatar, majalah Al -Nasari, komandan militer El Oid awalnya dievakuasi sebagai langkah keamanan. Qatar juga menekankan bahwa cangkang Iran berhasil dicegat dan tidak menyebabkan korban atau cedera.
“Berkat kesiapan sistem pertahanan kami, semua serangan Iran telah berhasil,” katanya. Qatar mengatakan bahwa serangan itu tidak dekat dengan daerah perumahan, sehingga tidak akan mengancam masyarakat.
Ketegangan antara Iran dan negara -negara wilayah telah meningkat dengan cepat sejak insiden itu. Qatar dan Arab Saudi menyatakan keprihatinan dengan kemungkinan ancaman terhadap stabilitas regional. Iran sendiri tidak menanggapi kritik terakhir terhadap Arab Saudi.
Read More : Euro 2024: Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia
Pernyataan serius dari Arab Saudi menunjukkan bahwa langkah -langkah militer Iran tidak hanya memburuknya hubungan bilateral dengan hidung berair, tetapi juga mengganggu hubungan diplomatik yang lebih luas di Teluk Persia.
Di tengah -tengah situasi panas ini, Arab Saudi meminta semua pihak untuk menghindari prioritas jalur diplomasi dan mencegah lebih banyak konflik yang dapat mengancam perdamaian dunia.
Itulah sebabnya kritik terhadap Arab Saudi memperkuat pandangan komunitas internasional, yang menilai Iran secara serius melanggar hukum internasional dan mengkonfirmasi perlunya solusi damai melalui dialog.