Jakarta, Beritasatu.com – AS (AS) dan China akhirnya setuju dengan kerja sama perdagangan. Kontrak ini terjadi setelah 2 hari di London.

Read More : PPN 12 Persen Dikhawatirkan Tekan Pasar Otomotif

Negosiasi perdagangan Tiongkok mengatakan bahwa kedua belah pihak terutama setuju sebagai bagian dari kerja sama. Kerangka ini dibahas oleh dua kepala negara pada 5 Juni.

Secara terpisah, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnik mengatakan bahwa pejabat kami dan Cina sekarang akan menawarkan para pemimpin mereka.

“Idenya adalah bahwa kami akan kembali dan berbicara dengan Presiden Trump dan memastikan dia akan setuju. Mereka akan kembali dan berbicara dengan Presiden XI dan memastikan dia setuju, dan jika ini disetujui, kami akan menerapkan kerangka kerja,” katanya, seperti yang dikatakan Reuters pada hari Rabu (6.6.6.25).

Sebelumnya, kedua belah pihak sepakat untuk secara dramatis mengurangi tarif barang mereka di awal 90 hari. Namun, perasaan memburuk ketika dua poin utama yang bertentangan satu sama lain jarang terjadi pada mineral tanah Cina dan akses ke teknologi semikonduktor di Amerika Serikat.

Read More : Momentum Kenaikan Wall Street mulai Mereda

Lutnik menyatakan bahwa pembatasan China pada ekspor mineral tanah langka dan magnet menjadi salah satu bagian utama dari kerangka kerja.

“Sejumlah tindakan AS juga diambil ketika tidak ada mineral yang jarang. Anda harus menunggu ini, seperti yang dikatakan Presiden Trump,” katanya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *