Jakarta, Beritasatu.com – Kualitas Udara di Jakarta pada hari Sabtu (8/3/2025) di pagi hari termasuk dalam kategori tengah. Ini didasarkan pada data dari pemantauan kualitas IQAIR.
Read More : PON Aceh-Sumut 2024: Atlet Wanita Berusia 40 Tahun Kembali Sabet Emas Angkat Berat
Kualitas Udara -Index (AQI) di Jakarta pukul 06.00 WIB dikendalikan 93 dengan item atau item halus (PM) 2.5.
Angka ini membuat Jakarta dengan 42. Kualitas udara terburuk di dunia.
Sementara itu, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini adalah Riyad (Saud -Aarabia) dengan kualitas udara -index pada tahun 191.
Deli (India) kemudian di 186 dan posisi ketiga Daka (Bangladesh) di 182. Edisi keempat adalah Lahor (Pakistan) pada usia 180 dan peringkat Wroclaw kelima (Polandia) 179.
Dikutip dari Antara, berdasarkan informasi sistem lingkungan dan murni tentang Badan Lingkungan Provinsi Lingkungan, ini menunjukkan bahwa kualitas udara Jakarta di tiga lokasi berada dalam kategori rata-rata atau nilai estetika dengan PM2.5 bervariasi dari 51-100.
Dua tempat, di sisi lain, berada dalam kategori yang baik atau nilai estetika dengan PM2.5 bervariasi dari 0-50.
Read More : 4 Fenomena Bulan 2025, Pesona Langit Malam Tak Boleh Dilewatkan
Kategori kualitas udara sedang berarti tingkat kualitas udara yang tidak mempengaruhi kesehatan manusia atau hewan, tetapi mempengaruhi tanaman sensitif dan nilai estetika.
Meskipun kategori kualitas berarti bahwa tingkat kualitas udara sangat baik, ia memiliki dampak negatif pada manusia, hewan atau tanaman.
Indeks Polusi Udara Standar Terkontrol (ISPU) adalah Hi -Roundabout, Jakarta Tengah (59), Kelapa Gading, Jakarta Utara (56), Jagakarars, Jakarta Selatan (58), Jeruk Jeruk, Jakarta Barat (17) dan Lubang Buaya, Jakarta Timur (4).
Dengan demikian, informasi tentang kualitas udara Jakarta pagi ini.