Jakarta, Beritasatu.com-liutenant-Général de Mutation Kunto Arief Wibowo, putra mantan wakil presiden Sutrisno, dibatalkan. Selain letnan jenderal Kunto, ada transfer enam perwira tinggi TNI (PAT) yang dibatalkan oleh TNI lainnya.
Read More : Mentan Amran Siapkan Rp 700 Miliar untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kepala Pusat Informasi TNI (Kapuspen), Brigadir Jenderal Kristomei Siantiuri, mengungkapkan bahwa keputusan itu terkandung dalam urutan komandan KEK / 554.A / IV / 2025 yang dikeluarkan pada 30 April 2025.
Dengan publikasi keputusan tersebut, para pejabat senior yang telah bertekad untuk menjalani rotasi berkat jumlah hasil / 554 / IV / 2025, sekarang kembali ke posisi semula.
“Ada orang yang tidak dapat berubah saat ini selama mereka tidak diputuskan sekarang untuk memperbaiki atau menangguhkan seri, dan untuk menghapus Kep / 554.a / 2025 pada 30 April dengan seri lain,” kata Kéluspen pada konferensi pers di Jakarta, dilaporkan pada hari Jumat (4/4/2025).
Dia menambahkan bahwa setiap transfer, rotasi dan kebijakan promosi di TNI mengikuti arahan, salah satunya berasal dari hasil posisi dan sesi klasifikasi tinggi (wanjakti), yang menyediakan kebutuhan staf selama beberapa bulan ke depan.
Menurut Kristomei, faktor -faktor seperti kebutuhan organisasi, periode pensiun personel dan tugas -tugas strategis yang harus diperhitungkan untuk memberikan perubahan ini.
Read More : Harga Bitcoin Naik hingga di Atas 3 Persen
Dalam dekrit baru -baru ini, ada tujuh stasiun penguatan. Selain letnan jenderal Kunto, ada pati di Angkatan Laut sebagai Laksamana Muda (Laksma) bekerja sama dengan Brigadir Umum atau Jenderal Angkatan Darat dan Laksamana Indonesia (Laksda) bersamaan dengan dua perubahan yang secara umum dibatalkan. Utomo sebagai pangkolinillaksa tni rudhi aviantara sebagai kepala staf Kogabwilhan iilaksma photia rusbandi sebagai wakil askomlek ksallaksma tni febri sebagai kadiskomleklaxma maulana sebagai staf khusus ksal.
Pada kesempatan ini, Kristomei juga menunjukkan bahwa keputusan ini tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal, khususnya rumor yang mengikatnya kepada Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo sebagai putra dari Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, mencoba Sutrisno.