JAKARTA, Beritasatu.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya mengatakan, kader NU pasti masuk Kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Read More : Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Meninggal pada Usia 55 Tahun
Namun Gus Yahya membantah jabatan itu ditawarkan sebagai kuota di NU. Ia menegaskan, lembaga yang dipimpinnya didasarkan pada realitas demografi, bukan afiliasi politik.
Yahya mengatakan, jika dihitung satu per satu, separuh penduduk Indonesia bisa menjadi kader Aliansi Nasional.
“Jangan tanya sekarang berapa jumlah wakil PF di kabinet. Secara demografi, separuh penduduk Indonesia adalah PF. Jangan kaget (jika) ke depan semua menteri menjadi PF,” kata Gus Yahya saat ditemui awak media. . di Gedung PBNU Jakarta, Kamis (18/04/2024).
Ia dengan bercanda meramalkan berapa banyak kader Zanu-PF yang bisa menduduki posisi menteri di kabinet berikutnya. Meski Gus Jacht yakin kader NU akan diangkat menjadi menteri, namun ia belum mau menjelaskan lebih lanjut.
Read More : DPR Kritik Keras Pejabat Kemendikbudristek yang Sebut Kuliah Kebutuhan Tersier
โKalau ditanya berapa orangnya (bisa), saya kurang tahu, tapi kalau dilihat dari jumlah penduduk, paling tidak separuhnya (kabinet),โ ucapnya sambil tertawa.
Kabinet Indonesia Maju (KIM) saat ini juga memuat beberapa kader Aliansi Nasional yang menjabat sebagai menteri, seperti Menteri Partai Persatuan Nasional Erik Tohir dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.