DENPASAR, BERITASATU.COM – Gubernur Wayan Wayan Kostter, jelas tidak menerima pengungsi pertama di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Central -java. PDI -Politic ini mengkonfirmasi bahwa ia akan berpartisipasi dalam langkah cadangan berikutnya.
Read More : Dana Makan Bergizi Gratis Era Prabowo-Gibran Masuk Anggaran Pendidikan Sebesar Rp 722,6 Triliun
Wayan Koster datang ke Bali pada hari Selasa (2/25/2025) dan mulai seperti gubernur. “Hanya malam terakhir, tugas kantor dilakukan di rumah,” dia pada hari Kamis (27/27/2025).
Koster berpartisipasi dalam kepala setempat dari 17 Februari, setelah ini, setelah ini, setelah arahan ini dari presiden PDIP Megawati Soekarnoputri.
Namun, ia mengkonfirmasi bahwa mereka akan mengikuti gelombang pelarian kedua ke lokal untuk menyelesaikan konflik di Mahkamah Konstitusi.
“(Berpartisipasi) Menunggu proses memproses proses di Pengadilan Konstitusi di mana banyak 40 kepala bersifat lokal,” katanya kepada Antara.
Read More : Label “No Pork No Lard” Bukan Jaminan Produk Halal
Wayan Koster mengatakan tajuk depan kedua ini adalah pemimpin lokal kota setempat, Badung, Gianyar, Tabanets, Bangli, Klungung, Buleleng dan Jembrana.
“Semua kepala regional dan penduduk setempat para pemimpin provinsi Bali dari perjuangan Demokrat Indonesia (PDI Perjuangan mengkonfirmasi bahwa ia bergabung dengan gelombang kedua.”