Yakarta, Betarasu.com – Presiden DPRACACTARI PILIN DE PDIP MEGAWATI Sagawateti Sagawareti Senta menolak untuk menulis ulang. Menurutnya, konversi terjadi sebelum DPR memulai percakapan.
Read More : Daftar Kembali Capim KPK, Johanis Tanak Mengaku Terpanggil
Pun Maharane dan Parlemen, Parlemen, Yakarta, Yakarta, Senin (03/17/2025).
Pun mengatakan bahwa PDIP akan mendukung terjemahan hukum TNI. Bahkan Komite Konstruksi PDIP (Parja) untuk meninjau publikasi 34 tahun 2004 di TNI.
Kata permainan mengatakan bahwa penulisan ulang hukum TNI tidak dipotong untuk mati dan ality di Indonesia. Berdasarkan, kehadiran PDIP persis melakukan segalanya di hati orang.
PDP DPP mengatakan: “Kehadiran PDIP -nya untuk menyelesaikannya jika ada hal -hal negatif.
Pun mengatakan tentang DPR di Diploma Perwakilan yang saya jelaskan dalam Survei TNI. Menurut ini, tidak ada kata kunci yang harus takut pada jam baru.
Dia didistribusikan kepada seorang jurnalis dari hasil efek PAFA, “kata The Word Game.
Read More : Dukung Program Prabowo, B-Universe Audiensi dengan Bappenas
Pada awalnya, Megawati menolak untuk menulis ulang hukum dan pordi tanpa membayar tap VI / Mark / 2000 di Polari.
“Kemudian, jika saya mengatakan ini, (akhirnya seseorang akan mengatakan) ‘Mrs. Works tnngo 2024, keluhannya bekerja pada Atatsa, Dagay (7/30/2024).
Menurut Megawati, ada keinginan untuk mengatur kondisi TNI dalam transisi kedua perintah. Terjemahan TNI dan Polki, Megawati, harus melihat MPR RI VI / MPR / 2000 TAP TNI di PLRI.
“Sentuh karya MRR, yang merupakan pembagian antara TNI-Porli, mengapa itu mengatur apa artinya itu?