JAKARTA, BERITASATU.COM – Nilai tukar Rupiah sekarang diperkuat dengan Dolar AS (AS) pada perdagangan awal, Senin (3/17/2025).
Read More : Pasundan Berharap Farhan Halim Bisa Tampil di Final Four Livoli Divisi Utama
Peluncuran Bloomberg, Rupiah ke 09,34 lebar meningkat sedikit hingga 2 poin atau 0,01% menjadi Rp 16.348 per dolar AS.
Selain rupiah hari ini, beberapa mata uang di Asia telah menyebutkan peningkatan tersebut, seperti rupes India naik hingga 23% menjadi 87 rupee per dolar AS. Korea juga memenangkan 42% tinggi menjadi 1,446 dan memperoleh semua dolar AS.
Menurut Reuters, dolar AS di dekat titik terendah dalam lima bulan terhadap beberapa mata uang utama pada hari Senin (3/17/2025), di bawah pengaruh kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump yang tidak stabil dan kurangnya dorongan data ekonomi makro.
Analis Goldman, Sachs Dominic Wilson, mengungkapkan bahwa pasar makro telah mengalami dua perubahan besar.
Pertama, penilaian AS telah berkurang karena volatilitas kebijakan tarif dan meningkatnya ketidakpastian bahwa pemerintah saat ini. Kedua, ada peningkatan penilaian rangsangan fiskal di Jerman.
Read More : China Resmi Batasi Film Hollywood untuk Balas Tarif Impor Trump
“Kombinasi kedua faktor ini merupakan tantangan utama bagi dominasi narasi AS yang mendominasi pasar,” katanya.
Selain Rupiah hari ini, banyak mata uang lain di Asia juga menyebutkan peningkatan tersebut, karena Yen Jepang naik sedikit 0,03% menjadi 148 yen per dolar AS dan porselen yuan naik 0,01% menjadi 7,2 yuan per dolar AS.