Jakarta, Beritasatu.com – Jika Anda akan mudik dengan kendaraan umum, Anda perlu memperhatikan mobil yang Anda tinggalkan di rumah agar performanya tetap terjaga.
Read More : Kualitas Dipertanyakan, Ini Berbagai Masalah yang Dialami Tesla Cybertruck
Ketua Umum Persatuan Bengkel Mobil Indonesia (Pboin) Hermas E Prabowo mengatakan perlu dilakukan tindakan terhadap mobil yang sudah lama tidak digunakan setelah mudik pada libur Idul Fitri.
Hermes mengatakan kendaraan yang ditinggalkan dalam jangka waktu lama perlu dilakukan pemeriksaan karena dapat mengalami beberapa hal, seperti penurunan performa baterai atau kerusakan mekanis. “Sebelum menstarter mobil, pastikan tegangan aki cukup, agar bisa menghidupkan mobil, pastikan air di dalam aki cukup (tipe aki basah), jika kurang tambahkan, ujarnya saat dihubungi dari Intra, Senin (15/4/2024).
Selanjutnya periksa oli mesin dengan melepas dipstick oli. Biasanya terdapat tanda pada tuas yang menunjukkan level oli minimum dan maksimum. Pastikan level oli berada di antara kedua tanda tersebut. Jika level oli di bawah level minimum, tambahkan oli sesuai kebutuhan.
Perhatikan juga kondisi oli. Minyak yang sehat biasanya berwarna coklat atau hitam dan bening. Jika oli terlihat kotor, warnanya keruh, atau berbau tidak sedap, saatnya menggantinya. “Lalu periksa apakah mobilnya dibiarkan seperti lubang tikus, biasanya bau,” kata Hermes.
Kendaraan yang ditinggalkan bisa menjadi tempat persembunyian hewan atau serangga, kata Hermes. Seringkali tikuslah yang dapat merusak kabel, karet atau bagian lainnya.
Read More : Lolly: Ami Adalah Pahlawan bagi Keluarga Kami
“Periksa pengoperasian lampu, sistem pengereman, dan karakteristik mobil. Jika semuanya aman, hidupkan mobil (start) dan biarkan mesin hidup selama 10-15 menit hingga mesin mencapai suhu operasi, kemudian coba lanjutkan. Tes terbalik,” jelasnya.
Hermes mengisyaratkan pemilik harus memastikan kinerja rem tidak terhambat atau kaku. Periksa juga kondisi ban dan tekanannya. “Tambahkan udara jika ban kempes,” ujarnya.