JAKARTA, Bertasatu.com – Epson mengambil langkah paling penting untuk melawan sirkulasi tinta printer yang salah, yang sekarang berlimpah secara online. Perusahaan teknologi Jepang ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari kerusakan printer dan kualitas pencetakan, yang berkurang karena penggunaan produk buatan.

Read More : Seventeen Bakal Gelar Konser di Jakarta pada Februari 2025

Fase aksi dimulai dengan investigasi kriminal besar di kota Tarumaaya, sebuah regensi, serangan pada tahun 2024. Agustus operasi itu diserang oleh tiga rumah yang digunakan sebagai lokasi produksi dan stok tinta palsu. Hampir 30.000 botol tinta Epson palsu disita bersama dengan ratusan kotak botol kosong, label untuk tinta generik yang diimpor dari Cina. Semua bukti dihancurkan pada tahun 2025. Maret

Hal -hal ditangkap di tempat dan mengatakan mereka memiliki lebih dari satu dekade pengalaman dengan toko tinta. Dia tergoda untuk menjalankan bisnis ilegal setelah seorang kolega yang sekarang menghilang menawarkan bahan baku penuh. Secara terbuka meminta maaf, pelaku mengatakan dia tidak memikirkan efek panjang dari tindakannya.

Sirkulasi tinta palsu menjadi semakin sulit dikendalikan karena dijual secara bebas dengan harga murah dan positif sebagai promosi lama. Pengemasan dan label sangat mirip dengan produk asli, sehingga sulit bagi konsumen untuk membedakan tinta asli dan mana yang salah. Faktanya, tinta palsu dapat menyebabkan bentuk kabur, menghilang dengan cepat dan mempercepat kerusakan printer.

Menanggapi situasi ini, Epson telah mengumumkan aplikasi gratis yang disebut Epson Reory. Program ini memungkinkan pengguna untuk memindai kode QR dalam paket tinta untuk memastikan keasliannya. Inovasi ini diharapkan dapat membantu konsumen dengan lebih hati -hati berbelanja dan mencegah kerugian buatan.

Read More : Ribuan Bobotoh Beri Dukungan Moral di GBLA Jelang Laga Persija vs Persib

Kampanye pendidikan ini juga akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Epson mengharapkan publik untuk memahami pentingnya menggunakan produk asli untuk menjaga kinerja perangkat dan mempercayai merek.

“Tinta palsu jelas merusak semua negara. Kami mengundang konsumen dan mitra bisnis untuk mempertahankan ekosistem yang sehat dan andal bersama -sama,” kata juru bicara Epson.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *