Rokan Hulu, Beritasatu.com -Jembatan Ujung Batu, Rokan Hulu Regency (Rohul), yang cenderung, semakin menakutkan bagi Hijri atau Idulfitri 1446 Hijri. Jembatan kecenderungan -mode dianggap berbahaya untuk dilewati, terutama untuk kendaraan berat.
Read More : Legenda Arsenal Emmanuel Petit: Liga Inggris Musim Ini Milik Liverpool
Untuk memperkirakan insiden, lalu lintas di jembatan terbuka dan tutup sistem selama 24 jam. Jembatan Ujung Batu adalah rute penting antara beberapa lingkungan di provinsi Riau.
Namun, persyaratan defisit mengharuskan otorisasi untuk mengambil langkah -langkah prediktif. Ini dilakukan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polisi Regional Riau, Kepala Sekretaris Jenderal Taufiq Lukman Nurhidayat saat mengelola web dengan BPJN Raia, Wilayah Raia, Pupofice Provinsi, BPTD, dan Jasa Raharja, Rabu (3/26/2026).
“Kondisi jembatan sangat menakutkan. Kami tidak membiarkan kendaraan berat menyeberang, penjaga dipasang dan sistem terbuka diletakkan,” katanya. Rencana Ringkasan dan Reformasi yang Ketat
Jembatan Ujung Batu di Rohul, yang sekarang dalam pandangan ketat Bina banyak pur riu, dengan perbaikan baru untuk diterapkan oleh LeBran Mudik 2025.
“Kami mendorong jalan dengan menggunakan komunitas untuk mengurus jembatan ini. Kami sarankan menggunakan cara lain untuk mengurangi risiko kecelakaan,” tambah Kombes Pol Taufiq. Saran lainnya pada saat yang sama
Read More : Kualifikasi Piala Asia U-20: Babak Pertama Indonesia vs Yaman 1-1
Untuk mencegah lalu lintas dan potensi bahaya, pengemudi menyarankan beberapa jalan lain, yaitu: 1. Jembatan Hengus di Desa Lubuk Bendhara, Distrik Rokan IV Koto.2. Rute di sekitar desa Kota Inan, distrik pagaran tapah darman.3. Jembatan di desa Kota Lama, Kunto Darussalam County.
“Kami menyarankan masyarakat untuk menggunakan cara lain yang ada. Ini mencegah hal -hal yang tidak diinginkan,” kata Kombes Pol Taufiq.
Pra -langkah terkait dengan kondisi jembatan Ujung Batu di Rohul, yang cenderung, berharap dapat memastikan halus dan keamanan aliran rumah 2025 di daerah tersebut.