Makassar, Beritasatu.com – Tinggi 20 meter setinggi 20 meter di kota Makasar, yang jatuh selatan Sulawesi. Empat sepeda motor dan empat gerobak yang diparkir di dekat dinding, hancurkan, reruntuhan.

Read More : Babak Baru Kemajuan Teknologi, B-Universe Dukung Kolaborasi Jurnalisme dan AI

Agus Dang Nampa, Minggu (12/12/2012), dinding yang runtuh terletak di Jalan Parumba, Kelurahan Daya, Wilayah Bryingkanaya.

Untungnya, tembok yang jatuh tidak menyebabkan orang mati atau cedera, karena sore itu terjadi pada hari Sabtu (30.11.2024). Pada saat itu, hujan deras dilemparkan di sekitar tempat itu.

Dinding dinding mengejutkan penduduk sekitarnya bahwa suara yang disebabkan oleh mobil itu cukup kuat. “Saya terkejut karena orang -orang menelepon,” katanya.

Menurut Agus, ia dan keluarganya membersihkan rumah dari banjir ketika insiden itu terjadi. Namun, ketika dinding itu jatuh, dia tidak melakukan sesuatu yang bisa dia pasarkan, bahkan sepeda motor dan gerobaknya menabrak.

“Karena kita membersihkan rumah yang disewa diam -diam,” katanya.

Menurut Departemen Kepolisian Sizois, tembok itu telah jatuh karena bumi jatuh di sekitar pangkal sungai, karena hujan deras.

Read More : Tren Modifikasi Mobil Klasik Kian Populer Di Kalangan Anak Muda

“Itu terjadi pada jam 9 malam, pangkal tepi sungai dihancurkan. Itu dikosongkan pada saat itu,” jelas kepala sektor Bringingcanaya SPKT, kepala sektor Ipada Meryna Pryti.

Polisi juga memeriksa orang yang bertugas membangun tembok untuk menentukan penyebab dan negara -negara insiden tersebut.

Sejauh ini, pihak berwenang terus menyelidiki peristiwa di masa depan untuk menghindari peristiwa ini.

“Korban Alhamdulil bukan empat sepeda motor, empat gerobak, mesin air dan kehilangan bekas luka. Kami pergi ke panggung. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *