Jakarta, Beritasatu.com – Harga saham di bursa Asia pun melemah pada Selasa (16 April 2024) menyusul pelemahan Wall Street yang dipicu kenaikan imbal hasil Amerika Serikat (AS) sehingga memberikan tekanan pada harga saham.

Read More : Tanpa Perlu Kartu! Setor Tunai di ATM Kini Bisa Andalkan BRImo

Indeks Komposit Shanghai turun 1,4% menjadi 3.013,84, bahkan ketika pemerintah Tiongkok melaporkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan sebesar 5,3%. Hang Seng Hong Kong juga turun 1,9% menjadi 16.279,66.

Nikkei Stock Average Tokyo turun 2,1% menjadi 38,402.59 yen karena dolar terus menguat terhadap yen. Tyex Taiwan turun 2,6%. Sementara itu, pasar di Bangkok tutup untuk Songkran.

Di Korea Selatan, Kospi turun 2,3% menjadi 2,609.13, sedangkan S&P/ASX 200 Australia turun 2% menjadi 7,595.30.

Read More : Optimisme Menguat, Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Maret 2024

Senin pagi, S&P 500 turun sebanyak 1,2% menjadi 5.061,82. Dow Jones Industrial Average juga turun 0,7% menjadi $37,735.11, dan Indeks Harga Saham Gabungan Nasdaq turun 1,8% menjadi $15,885.02.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *