Jakarta, Beritasatu.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menanyakan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang relevansi penetapan polis asuransi wajib kendaraan bermotor. Rencananya, kebijakan ini akan mulai berlaku pada tahun 2025.
Read More : Menteri PPPA Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Tergoda Permainan Koin Jagat
Sekretaris Jenderal Gaykindo Kukuh Kumara mengatakan sekitar 70-80% pembelian sepeda motor di Indonesia dilakukan melalui kredit. Dengan demikian, semua mobil yang dibeli secara kredit akan memiliki asuransi mobil.
โOleh karena itu, tidak mungkin menjual atau meminjamkan mobil tanpa asuransi. โJadi dilindungi di beberapa level,โ tutup Kukuh, Jumat (2/8/2024) di IDTV, Investor Daily Talk Jakarta.
Sisanya sebesar 20% pembelian sepeda motor dilakukan secara tunai karena harga sepeda motor sedang mahal. Oleh karena itu, kecil kemungkinannya mereka tidak akan menggunakan asuransi mobil.
Karena itu, Kukuh tidak melihat tujuan OJK menetapkan kebijakan tersebut. CJC sebaiknya mempublikasikan kebijakan ini terlebih dahulu untuk menghindari komentar negatif.
Kenyataannya (wajib asuransi kendaraan) belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat sebagai bentuk asuransi yang digunakan atau dibutuhkan, ujarnya.
Selain itu, Kukuh menanyakan kriteria apa saja yang ditetapkan bagi kendaraan yang wajib menggunakan asuransi kendaraan wajib. Ia menyarankan agar Komite Sentral mempelajari ketentuan ini lebih lanjut.
Read More : Digaji Sampai Rp 40 Juta, 9 Pekerja Migran Indonesia Berangkat ke Jerman
“Mungkin perlu dijelaskan, bagaimana tepatnya? Karena masyarakat hanya mementingkan mobil wajib dan lima tahun lagi apa jadinya? Dan sekarang kalau asuransi itu wajib, mobilnya tua atau tidak?” kata Kukuh.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pengawas Asuransi, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan ada usulan untuk membedakan premi asuransi wajib pihak ketiga (TPL) kendaraan listrik dan non-listrik.
Oleh karena itu, harga (tarif) asuransi wajib kendaraan listrik tetap menggunakan tarif yang sama dengan kendaraan non listrik, kata Ogi Prastomiyono saat ditemui di ajang ICE 2024 Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di BSD City, Tangerang. Daerah. , Banten. , Rabu (17.07.2024).ย