MALANG, BERITASATU.COM – Penduduk Desa Paits, Distrik Kasembbon, Kabupaten Malang, yang disebut Mesdiono (35) yang menghilang di hutan desa setempat akhirnya ditemukan dengan aman.
Read More : Borneo FC vs Arema FC: Pelatih Baru Joaquin Gomez Bawa Pesut Etam Sabet 3 Poin
Ketika mereka ditemukan adalah korban yang tersesat di hutan selama tujuh hari kelaparan. Mesdiono telah hilang sejak Kamis (12/13/2025). Pada waktu itu, ia mencari rumput di hutan desa setempat.
Kepala Kepolisian Kasembbon AKP Ma’ruf Amin, mengatakan bahwa korban ditemukan oleh tim SAR umum pada hari Rabu 3/19/2025) sekitar pukul 16:15 WIB di hutan desa setempat.
“Korban ditemukan pada jarak sekitar 350 meter dari situs untuk mencari rumput. Kondisi telah bertahan,” kata AKP Ma’ruf.
Menurut kepala polisi Ma’ruf, sepanjang pencarian tim SAR, korban akan terus muncul tanpa tujuan, sehingga pencarian berlangsung lama. Saat ini, AKP Ma’ruf Amin mengatakan korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah keluarga.
Koordinator unit peringatan peringatan Malang Raya SAR, Yoni Fariza K, mengungkapkan ketika korban ditemukan dalam keadaan kelaparan. “Kelaparan, jika dehidrasi tidak, karena dekat dengan sumber air,” katanya.
Read More : Tikam Sopir Taksi Online, 2 Pelaku Diamuk Warga Seusai Terjebak Portal Perumahan
Selain itu, Yoni mengatakan korban juga diklasifikasikan sebagai introvert. Dia hanya merasakan hutan tempat dia mencari rumput.
“Para penyintas introvert dan hanya tahu hutan di mana dia mencari rumput kapan saja,” pungkas Yoni.
Menurut informasi yang dikumpulkan oleh Beritasatu.com, Mesdiono memiliki kepribadian yang tenang dan mudah tersinggung. Pada tahun 2021, hilang di hutan di desa setempat selama 24 jam, dan akhirnya ditemukan oleh penduduk Hutan Hamlet Tangkil.