Jakarta, Beritasatu.com – Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik dalam tubuh manusia lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg.
Read More : Mas Dhito Minta Pengelolaan Sampah Dimaksimalkan
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa ada tanda-tanda yang muncul di tubuh, itulah sebabnya penyakit ini dikenal dengan sebutan The Silent Killer.
Orang dengan tekanan darah tinggi mungkin tidak memiliki gejala apa pun. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksa tekanan darah Anda.
Tekanan darah tinggi adalah kondisi yang umum terjadi, namun dapat menyebabkan masalah yang lebih serius jika tidak ditangani. Komplikasi tekanan darah tinggi dapat merusak banyak bagian tubuh. Berikut masalah yang bisa timbul akibat tekanan darah tinggi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (14/6/2024).
1. Aterosklerosis Aterosklerosis adalah suatu kondisi dimana lemak, kolesterol dan zat lain menumpuk di dinding arteri. Tekanan darah tinggi dapat mempercepat proses ini. Aterosklerosis menyebabkan penyempitan pembuluh darah (stenosis) dan penyempitan yang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan serius, termasuk serangan jantung, stroke, atau gangguan sirkulasi pada organ vital lainnya.
2. Hipertrofi ventrikel kiri Jantung yang menunjukkan hipertensi kronis mungkin mengalami hipertrofi ventrikel kiri. Kondisi ini menandakan dinding ventrikel kiri jantung tumbuh sebagai respons terhadap peningkatan beban kerja. Hal ini dapat menurunkan efisiensi pompa jantung dan meningkatkan risiko gagal jantung dan aritmia.
3. Penyakit Serebrovaskular Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama penyakit serebrovaskular, termasuk stroke. Hal ini terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti, baik karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Gejalanya bisa berkisar dari kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh (hemiparesis) hingga penyakit saraf yang parah, tergantung area otak yang terkena.
Read More : Warga Kuansing Temukan Mayat Diduga Korban Banjir Bandang Sumbar
4. Retinopati Retina merupakan lapisan dalam yang sensitif terhadap cahaya dan berperan penting dalam penglihatan. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di retina yang disebut dengan retinopati hipertensi. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gangguan penglihatan, mulai dari rabun jauh hingga rabun jauh.
5. Penyakit Jantung Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama banyak penyakit jantung, termasuk hipertrofi ventrikel, aterosklerosis koroner, angina pectoris (nyeri jantung), serangan jantung (gagal jantung) dan meningkatkan risiko kematian mendadak. dari serangan jantung atau aritmia yang fatal.
6. Kerusakan ginjal, tekanan darah tinggi kronis dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal yang disebut arteriolosklerosis, dan dapat menyebabkan nekrosis fibrinoid (kematian sel pada dinding pembuluh darah kecil) dan ateroma (peningkatan lemak di arteri utama ginjal). ginjal). Hal ini dapat menyebabkan nefrosklerosis, dimana ginjal melemah, fungsi ginjal berangsur-angsur menurun.