JAKARTA, Beritasatu.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlanga Hartarto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Pengumuman tersebut disampaikan pada Minggu (11/8/2024) dalam video berdurasi kurang dari empat menit.
Read More : 6 Cara Nabi Muhammad SAW Merayakan Hari Raya Idulfitri
Mengingat peran penting Airlanga dalam kepemimpinan Partai Golkar selama beberapa tahun terakhir, keputusan tersebut tentu mengejutkan banyak pihak di partai tersebut, terutama di kalangan partai.
Di akhir video Airlanga mengucapkan terima kasih kepada presiden saat ini, wakil presiden, dan masa depan. Ia juga memuji banyaknya petinggi tim Golkar yang mendukung dan membimbingnya selama kepemimpinannya.
Dengan pengunduran diri tersebut, Airlanga berharap Partai Golkar dapat terus berkembang dan berperan penting dalam lanskap politik Indonesia di masa depan.
“Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Wakil Presiden Kyai Haji Maruf Amin. Demikian pula saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Mas Gibran Rakabuming Raka,” Airlanga dikatakan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para senior Golkar, khususnya Pak Jusuf Kalla, Pak Aburisal Bakri, Pak Luhut Binsar Panjaitan, Pak Akbar Tanjung, Pak Agung Laxono dan Pak Mohammad Hatta atas kerja sama, dukungan dan bimbingan yang telah diberikan kepada kami,” katanya.
Airlanga dalam video itu mengatakan, keputusannya mundur melalui pertimbangan matang dan panjang.
Read More : 7 Mahasiswa FH UI Gugat UU TNI, Kapuspen: Kita Serahkan ke MK
Katanya, langkah ini untuk menjaga keutuhan partai dan stabilitas pemerintahan dalam waktu dekat.
Ia menyatakan bahwa stabilitas partai sangat penting untuk menghadapi perubahan dan tantangan politik di masa depan dan Golkar memastikan partai tetap teguh meskipun lingkungan politik dinamis.
Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim berdasarkan petunjuk Tuhan Yang Maha Esa, setelah mempertimbangkan dan menjaga keutuhan Partai Golkar untuk menjamin stabilitas pergantian pemerintahan dalam waktu dekat, dengan ini saya mengumumkan pengunduran diri saya dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. DPP,” ujarnya.