Jakarta, Beritasatu.com – Serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/04/2024) yang meluncurkan lebih dari 300 rudal dan drone mengejutkan banyak pihak. Konflik kedua negara ini menarik perhatian dunia karena dampaknya yang signifikan terhadap stabilitas regional dan global.
Read More : Gagal Menyalip, Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk Kontainer di Bantargebang Bekasi
Sistem pertahanan Iron Dome Israel melawan Amerika Serikat Inggris Raya Serangan drone dan rudal yang diluncurkan oleh Iran, dibantu oleh Perancis dan Yordania, tidak menimbulkan banyak kerusakan.
Tindakan negara Persia tersebut merupakan pembalasan atas serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah pada tanggal 1 April, yang menewaskan seorang komandan tinggi Garda Revolusi.
Berikut daftar informasi terkini terkait konflik Iran-Israel yang dihimpun dari berbagai sumber hingga Selasa (16/4/2024).
1. Serangan Iran tidak menimbulkan kerusakan serius, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan bahwa Israel menyerang Iran dengan 200 proyektil, namun sebagian besar ditembak jatuh. Serangan Iran menyebabkan beberapa kerusakan pada fasilitas militer dan melukai seorang gadis.
โSejumlah rudal Iran jatuh ke wilayah Israel, menyebabkan beberapa kerusakan pada pangkalan militer dan tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya satu gadis kecil yang terluka dan kami berharap dia baik-baik saja,โ kata Hagari, menurut kantor berita Al Jazeera.
2. Arab Saudi Ada komunikasi antara Qatar dan Irak.
Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri Irak Shia al-Sudani berbicara melalui telepon pada Minggu (14/4/2024), menurut laporan Reuters. Mereka mendiskusikan cara-cara untuk menyelamatkan wilayah tersebut dari konflik lebih lanjut.
โDalam percakapan telepon tersebut, mereka membahas perkembangan situasi regional dan eskalasi krisis Jalur Gaza,โ kata Kementerian Luar Negeri Saudi.
3. Barat membantu Israel, kata Presiden AS Joe Biden pada Sabtu (13/4/2024) bahwa militernya telah membantu Israel mencegat hampir semua drone dan rudal yang diserangnya. )
Militer AS menghancurkan lebih dari 80 drone dan enam rudal balistik yang ditembakkan Iran dan Yaman ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024), kata Komando Pusat AS.
Read More : Piala AFF 2024: 31 Pemain Termasuk Marselino Ferdinan Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia
4. Iran menyebut tindakan ini sebagai pembelaan diri. Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeed Iravani, mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa peluncuran rudal tersebut merupakan bentuk pertahanan diri.
Setelah Israel menyerang Iran di Damaskus, Menteri Luar Negeri Iran Iravani berkata, “Dewan Keamanan telah gagal dalam tugasnya menjaga perdamaian dan keamanan internasional.”
5. Sistem pertahanan Israel berlapis-lapis Menurut Associated Press (AP), sistem pertahanan Israel memiliki lapisan yang digunakan untuk menembak jatuh rudal dan drone milik Iran. Di bawah ini adalah lapisan sistem pertahanan Israel.
Patriot Patriot adalah sistem yang dikembangkan AS sejak Perang Teluk pertama pada tahun 1991. Patriot sekarang digunakan untuk menembak jatuh pesawat, termasuk drone.
– Arrow adalah sistem yang dikembangkan AS yang dirancang untuk mencegat rudal jarak jauh, termasuk rudal balistik Iran. Sistem pertahanan ini terbukti mampu menghalangi serangan rudal Houthi dari Yaman.
– Iron Dome Iron Dome adalah sistem yang dikembangkan oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat yang dapat menembak jatuh rudal jarak pendek. Iron Dome telah mencegat ribuan rudal sejak digunakan satu dekade lalu.
– David Sling David Sling adalah hasil pengembangan Amerika yang dirancang untuk mencegat rudal jarak menengah, termasuk milik Hizbullah Lebanon.