Ternate, Beritasatu.com – Sebanyak 441 calon haji asal Maluku Utara yang tergabung dalam Golongan 11 berangkat menuju Embarkasi Makassar pada Minggu (19 Mei 2024).
Read More : Berkas Dinyatakan Lengkap, Isa Zega Terancam Dihukum 6 Tahun Penjara
Ratusan calon haji tersebut berasal dari kota Tidore Kepulauan, Pulau Taliabu, Pulau Sula, Halmahera Timur, dan Halmahera Tengah.
Sebelum berangkat dari asrama transit haji di Ternate, calon jamaah haji harus mengajukan boarding pass. Tujuh bus milik Pemda, Polda, dan TNI Angkatan Laut kemudian membawa mereka langsung menuju Bandara Sultan Baabullah Ternate, dari sana mereka akan terbang ke Embarkasi Makassar.
Pesawat-pesawat tersebut terbang dengan Lion Air dari Bandara Sultan Baabullah di Ternate menuju Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.
Keberangkatan dibagi menjadi tiga penerbangan. Pertama pada pukul 06.40 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara Makassar pada pukul 07.30 WIB. Perjalanan kedua pukul 10.00 WIT, diperkirakan tiba pukul 10.59 WIT. Selasa, penerbangan lepas landas pada pukul 11:45 waktu Polandia dan dijadwalkan tiba pada pukul 12:45 waktu Polandia.
Sebelumnya, Plt Gubernur Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir melepas 1.098 calon jemaah haji dari 10 kabupaten dan kota di Maluku Utara. Ia berharap calon jemaah haji ke depan fokus beribadah.
“Kami telah berusaha membantu calon jamaah untuk mematuhi semua peraturan yang ditentukan. Seluruh panitia mendampingi mereka menaiki kereta menuju Makassar dan menyerahkannya ke panitia nasional untuk mengantar mereka ke Arab Saudi,” ujarnya.
Read More : Dalam Pengaruh Narkoba, Sopir Avanza Maut di Pekanbaru Tabrak 4 Pemotor
Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Daerah Malut, Amar Manaf mengatakan, jumlah awal jamaah haji di Malut berjumlah 1.114 orang. Namun karena banyak calon haji yang meminta dipindahkan ke dek lain, maka jumlah jamaah yang siap berangkat sebanyak 1.089 orang, termasuk petugas haji.
“Pemerintah Arab Saudi telah meminta tambahan sebesar 20.000 di seluruh Indonesia. Maluku Utara menerima 38 orang lagi. Ditambah TPHD (Kelompok Pembinaan Haji Daerah) sembilan orang, totalnya 1.114 orang,” ujarnya.
Amar mengatakan jumlah calon lansia yang ikut haji tahun ini meningkat sehingga menghadapi risiko kesehatan yang tinggi. “Tentunya ini memerlukan pelayanan kesehatan dan saat ini terdapat 1.098 pesawat yang layak terbang dan kita berdoa semoga jumlah tersebut ditunda karena sakit dan lain-lain.” – dia berkata.
Dari 1.098 calon haji asal Malut itu, mereka terbagi dalam tiga kloter yakni kloter 11 yang berangkat pada Minggu (19 Mei 2024). Klaster 13 dan Klaster 15 akan diberangkatkan berturut-turut, tepatnya pada Senin (20 Mei 2024) dan Selasa (21 Mei 2024) menuju Embarkasi Makassar di Sulawesi Selatan.