JAKARTA, BERITASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas fatal terus terjadi di dalam negeri. Bahkan, dalam kasus kecelakaan fatal, banyak korban sering mengambilnya. Bahkan, ada garis terburuk dari kecelakaan jalan fatal di Indonesia.
Read More : Harga Cabai Rawit di Merauke Tembus Rp 200.000 Per Kg
Kecelakaan lalu lintas yang sangat serius sering terjadi di Indonesia, belum lagi kurangnya disiplin untuk merawat kendaraan yang digunakan, tetapi juga disebabkan oleh kesalahan manusia seperti tidur.
Di bawah ini adalah empat kecelakaan jalan yang mengerikan di Indonesia, dikutip dari berbagai sumber pada hari Kamis (5/2/2025).
Baca juga: Kecelakaan tol Ciawi TKP TKP, Polisi menggunakan minibus dan menggunakan truk galon seperti Safari4. Kecelakaan Turis di Linga Kenkana Smk Subang (2024)
Masih dalam pikiran kita, kecelakaan tragis terburuk terjadi pada 11 Maret 2024. Kecelakaan itu terjadi di Siater, di wilayah Jawa Barat.
Bus wisata yang membawa siswa SMK sulit bagi Lingga Kencana Depok untuk mendobrak jalan. Akibatnya, bus kehilangan kendali sampai berjalan di tengah jalan sampai beberapa mobil menabrak. – (Antara/Raisan al Fairisi)
Pada acara yang tidak menguntungkan, 11 siswa dari Lingga Kencana Technical School meninggal secara instan bersama dengan salah satu guru mereka. Jumlah total korban mencapai 64 dengan 40 cedera ringan.
3. Kecelakaan Jakarta-Cikampek Km 58 (2024)
Selanjutnya, kecelakaan mobil yang fatal terjadi di Jakarta-Cikampek Toll Toll KM 58. Sebagian besar dari 12 orang tewas akibat kecelakaan berikutnya di West Java KM58+600 pada rute contraflow.
Kecelakaan itu termasuk tiga kendaraan: bus, dua minibus tipe dahatsu, dan dahatsu terios. Mengenai 12 kematian, kematian termasuk tujuh pria dan lima wanita. Mereka semua berada di mobil yang sama, dan itu adalah nenek Dahatssu. – (Dankal/-)
Dua korban ditemukan, dan satu korban terluka parah. Semua korban yang terluka dirawat di Rumah Sakit Rosela.
Mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah nomor bus Primajasa B 7655 TGD. Dahatsu Grand Max Car menghitung jumlah polisi B 1635 bkts, tetapi dahatsu terios masih belum diketahui.
2. Kecelakaan Kecelakaan Badun Badun, Kota Batu, Java East (2025)
Read More : Zeda Salim Akui Tak Lagi Dekat dengan Ammar Zoni
Selain itu, kecelakaan trauma yang lebih buruk terjadi di Jawaist, Kota Batu. Pada saat itu, bus wisata trans Sakindra, membawa sekelompok siswa di Badun Technical School, menewaskan empat orang, 10 orang menderita cedera ringan dan terluka parah. Penyebab kecelakaan yang disebabkan oleh bus adalah masalah pecah.
Rincian penumpang bus, 39 siswa, tiga guru berbaris, satu pengemudi utama, satu pengemudi cadangan dan dua Kennetts, dengan total 46 orang dalam kecelakaan itu.
Selain itu, data dari kantor polisi Batu menunjukkan bahwa selain 17 kendaraan dalam kecelakaan bus di Batu, ada beberapa kendaraan yang menjadi korban kecelakaan.
Kecelakaan itu terjadi saat mengendarai tetesan, dan polisi Dr. 7949 GB tiba -tiba gagal, akhirnya berdiri setelah mengetuk pohon di Jalan Patimura di Kota Batu, Java East.
1. Kecelakaan di gerbang pajak di Syiawi
Pertama -tama, kecelakaan lalu lintas yang fatal terjadi di gerbang pajak Ciawi. Di sini, kecelakaan fatal terjadi pada hari Selasa (4/2/2025) di 23.30 WIB.
Insiden itu termasuk truk galon yang tidak rusak dan menyebabkan banyak kendaraan jatuh di gerbang bea cukai. Insiden itu menewaskan delapan orang dan 11 lainnya terluka.
Menurut Kepala Polisi Bogol Eco Prasecho, truk itu berasal dari instruksi Siavi sampai Jakarta menderita pembubaran saat mendekati gerbang pajak. Tidak dapat mengontrol, truk menabrak beberapa kendaraan di Ciawi 2 yang membayar wajib pajak. – (Beritasatu.com/-)
“Perkiraan waktu, mobil berjuang dengan kesulitan, sehingga mereka dapat menabrak jajaran kendaraan yang beroperasi. Akibatnya, tiga mobil terbakar dan tiga lainnya mengalami kerusakan parah,” katanya pada hari Rabu (5/2/2025).
Kekuatan dampak dengan cepat merusak beberapa kendaraan, sementara yang lain menemukan api di tempat kejadian.